Polresta Banyumas Berhasil Bekuk 6 Pelaku Komplotan Maling Motor

oleh -61.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Banyumas I Realitas – Polresta Banyumas Berhasil Bekuk 6 Pelaku Komplotan Maling Motor.

Polresta Banyumas menangkap komplotan pencuri kendaraan bermotor. Polisi mengungkap penangkapan ini diwarnai aksi kejar-kejaran.

“Saat mau ditangkap, mereka berusaha melarikan diri dan ada saling kejar mengejar sehingga (seorang di antaranya) dilumpuhkan (tembak bagian kaki),” kata Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

IDUL FITRI

Dia mengatakan komplotan pencuri motor ini berjumlah delapan orang dengan perannya masing-masing. Namun, polisi baru menangkap enam pelaku yang berasal dari Garut dan Lampung.

Enam orang pelaku yang telah ditangkap polisi yakni MKS, warga Jabung, Kabupaten Lampung, serta DWS, WBA, YSA, FMS, dan SHD, warga Cibalong, Kabupaten Garut.

“Dua masih buron. Perannya ada yang sebagai pemetik, ada yang sebagai jokinya dan ada yang sebagai eksekutor sampai menjual barang curian itu ke penadah,” jelasnya.

BACA JUGA :   Dirlantas Polda Aceh Bantu Korban Laka Lantas

Whisnu menjelaskan penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor pada Minggu (8/11/2020) waktu subuh.

Berdasarkan keterangan tersebut, Polresta Banyumas kemudian menyelidiki dan memantau titik yang diduga menjadi lokasi pergerakan para pelaku.

BACA JUGA :   Rektor IAIN Palu Minta Warga Tidak Lagi Memberi Bantuan Makanan Ke Kelompok MIT

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, para pelaku yang rata-rata merupakan residivis ini ternyata memiliki target untuk mencuri empat kendaraan bermotor per hari. Mereka juga menargetkan kendaraan bermotor dengan merek tertentu.

“Dari pembuntutan yang kita lakukan, akhirnya kita lakukan pencegatan di satu tempat dan Alhamdulillah bisa tertangkap. Meskipun kendaraan roda empat dan roda dua sudah berpencar.

Mereka sudah mau melarikan diri dan terjadi kejar-kejaran, makanya kita lakukan pelumpuhan,” ucapnya.

Tak hanya itu, para pelaku juga terlebih dulu mengintai korbannya sebelum melancarkan aksinya. Meski begitu mereka tak menentukan secara spesifik lokasi pencurian. Namun begitu menemukan calon korban yang lengah, mereka akan langsung beraksi dengan cepat.

BACA JUGA :   Sertu Rohmad Laksanakan Pengecekan Prokes Terkait AKB Dalam pelaksanaan Ibadah

Whisnu menjelaskan para pelaku sudah menggasak sekitar 20 motor selama kurun waktu tahun 2020 ini. Selain di Banyumas, komplotan tersebut juga beraksi di kota kota lain di Jawa Tengah, dan hasil kendaraan yang dicurinya tersebut dijual ke daerah Jawa Barat.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (Dtc)