Kapal Polisi XXI 1001 Dan 1002, Evakuasi Kapal Nelayan Yang Tenggelam di Perairan Gili Sulat

oleh -66.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Lombok Timur I Realitas – Peristiwa kapal tenggelam kembali terjadi perariaran Nusa Tenggara Barat, kali ini sebuah kapal nelayan yang sedang membawa ikan menuju pasar di Sambelia, tenggelam di sekitar perairan gili sulat desa sugian, kec sambelia, kab lombok timur, Selasa (10/11/2020)

Kejadian itu di ketahui pertama kali oleh Anggota kapal polisi XXI-1001 dan 1002 Ditpolairud Polda NTB yang sedang patroli di seputaran perairan lombok timur.

Seketika itu Anggota kapal polisi XXI-1001 dan 1002 Ditpolairud NTB yang sedang patroli di seputaran perairan tersebut langsung melakukan penyelamatan terhadap kapal tersebut beserta penumpangnya.

IDUL FITRI

Kemudian kejadian itu langsung di laporkan Anggota kapal polisi XXI-1001 dan 1002 kepada Pihak Polda NTB yang diterima Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTB Kombes Pol Artanto yg dikonfirmasi media menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari selasa 10 November 2020.

BACA JUGA :   HUT ke-70 Polairud Baharkam Polri, Polda Aceh Gelar Upacara Secara Virtual

Dijelaskannya personil kapal polisi XXI-1001 dan 1002 melakukan langkah solusi untuk menyelamatkan kapal tersebut, sehingga tidak tenggelam di laut,”penyelamatan itu dilakukan setelah ABK KP 1001 dan KP 1002 menerima laporan via telpon dari H Ahmado seorang warga di Sambelia,” jelasnya.

Adapun Kapal yang tenggelam itu adalah kapal milik nelayan KM Mina Aravah, didalam kapal tersebut berisi seorang Nahkoda berikut empat orang Anak Buah Kapal (ABK) dan dua orang penumpang.

Tidak ada korban pada kejadian itu semua orang yang ada di kapal tersebut berhasil di selamatkan tim anggota kapal polisi XXI-1001 dan 1002 Ditpolairud Polda NTB,”Alhamdulillah semuanya selamat berkat pertolongan tim kami yang sedang berpatroli disana,”jelas Artanto.

BACA JUGA :   Hut Polairud Ke-70, Ditpolairud Polda Banten Gelar Syukuran Dengan Prokes

Peristiwa itu terjadi Sekitar Pukul 01.30 Wita kronologinya KM Mina Arvah melintas di perairan gili sulut, saat itu angin kencang dan gelombang tinggi tiba tiba menghantam haluan kapal, sehingga kapal tersebut terseret gelombang ke pinggir, yang menyebabkan kapal kandas dan terjadi kebocoran di lambung kiri kapal sekitar 20 cm.

Danpal KP.XXI-1001 dan crew KP.XXI-1002 mendatangi TKP pada pukul 07.00 wita  dengan menggunakan kapal KM.Zainudin Utama yang sandar di dermaga dusun sugian.

Dia menggunakan kapal tersebut dikarenakan posisi kapal lebih dekat dari TKP, tim yang mendatangi TKP membawa dua unit alkon mesin, alat tersebut difungsikan sebagai alat untuk menguras air di dalam palka kapal dan mengevakuasi keluarga nahkoda kapal yang ikut menumpang di atas kapal tersebut.

BACA JUGA :   Komite 1 DPD-RI Dan Pemerintah Akan Bicarakan Pembukaan Moratorium DOB

“Alhamdulillah berkat usha tim kami tersebut semua ABK dan 2 orang penumpang selamat dalam kondisi sehat,”

Kabar terahir di lokasi kejadian, kapal yg karam tersebut telah berhasil dievakuasi oleh ABK KP 1001 dan ABK KP 1002 dengan aman,” posisi kapal saat ini telah sandar di dermaga tradisional kampung baru lombok timur, atas upaya penyelamatan tersebut seluruh korban mengucapkan terimkasih kepada personil Polairud,”pungkasnya. (*)