Ayah Angkat di Simeulue Cabuli Anak Angkatnya Lebih Dari 10 Kali

oleh -78.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Simeulue I Realitas – Perbuatan biadap kembali terjadi lagi dikepulauan Simeulue, Seorang Ayah angkat tega Mencabuli atau menyetubuhi Anak Angkatnya yang berumur 10 tahun,

Pelaku berinisial Bandod (53), salah satu warga Desa diKecamatan Simeulue Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran telah menyetubuhi anak dibawah umur yaitu anak angkatnya sendiri, korban berinisial samaran Bulan itu merupakan anak angkatnya yang masih berusia 10 tahun.

Parahnya lagi sibandod melakukan aksi bejatnya, sudah lebih dari 10 Kali, dilakukan dirumahnya sendiri dan pada malam minggu tanggal (15/11/2020 ) melakukan aksinya sorong menyorong lagi.

IDUL FITRI

Mengetahui Laporan Korban, berdasarkan LP Nomor : LP.B/52/XI/2020/Aceh/Res Simeulue, pada tanggal 17 November 2020, Sat Reskrim Polres Simeulue.

BACA JUGA :   TNI Polri Kawal Penerimaan Bantuan Pangan Non Tunai

Dengan hitungan detik Sat Reskrim Polres Simeulue melalui Unit PPA berhasil Meringkus Pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatan Biadapnya itu.

Kapolres Simeulue Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Muhamad Rizal, yang disampaikan Kanit PPA Wardika Saputra, membenarkan penangkapan terhadap tersangka sibandod tersebut.

“Benar Kita telah mengamankan pelaku yang diduga telah melakukan tindak asusila pencabulan terhadap anak angkatnya sendiri, yang dari pengakuan korban dan tersangka sudah lebih dari Sepuluh kali melakukan tindak pencabulan tersebut,” ungkap Wardika.

Dijelaskan Wardika, pihaknya mendapat laporan dari guru korban, korban menceritakan kelakuan bejat pelaku itu kepada gurunya,

Wardika menambahkan, lebih Parahnya lagi, Si pelaku berhasil membohongi dan mengelabui Korban yang sangat lugu itu, Sibandod menyuruh Korban memegang dan mengelus Nonotnya dengan mengatakan ”Peganglah Nonot Ayah” lalu Korban memegang dan mengelus Nonotnya.

BACA JUGA :   Puan: Kami Merasakan Duka Korban Bencana, Pemerintah Harus Sigap Mitigasi dan Penanganannya

Pada saat Korban pergi buang air kecil ke kamar mandi dan Korban sering merasakan perih di kemaluannya.

Bandod juga pernah mengatakan pada Korban ”Gak apa apa bersetubuh itu merupakan tanda sayang” setelah itu Anak Korban pergi tidur bersama pelaku.

Berdasarkan laporan tersebut pihak kepolisian Sat Reskrim Polres Simeulue melalui Unit PPA langsung melakukan penyelidiakan dan menangkap pelaku dikediamannya Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue, Selasa (17/11/2020).

Serta mengamankan barang bukti satu lembar baju tidur terusan anak warna kuning list hijau dan hitam tanpa merk, satu lembar celana dalam warna Kream motif bunga warna merah dan warna hijau daun tanpa merk, satu lembar kain sarung motif kotak-kotak warna biru merk Sapphire, satu lembar celana bola warna abu-abu dengan logo Manchester United tanpa merk.

BACA JUGA :   Terminal Tirtonadi Solo Kembali Menjadi Sasaran Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

Sementara ini pihak kepolisian Resort Simeulue, masih mendalami kasus pencabulan tersebut, namun atas perbuatan tindak pidana pencabulan yang dilakukan tersangka akan dijerat pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D dan atau pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E undang – undang RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang – undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” jelas Wardika. keawak media Sabtu (21/11/2020). (*)