WNA Mati Gantung Diri, Pihak Rudenim Tidak Dapat Dikonfirmasi

oleh -81.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Belawan I Realitas – Warga Belawan dikejutkan dengan meninggalnya warga negara asing (WNA) dalam keadaan gantung diri pada Senin pagi, (26/10/2020) di dalam salah satu kamar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan Jalan Selebes Gang Pekong Belawan, Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Informasi yang diterima kru Media Realitas.com dilapangan, WNA yang meninggal dunia bernama QM berasal dari Afganistan dan penyebab gantung diri diduga karena stres.

BACA JUGA :   Melalui Vicon, Kasdam XII/Tpr Ikuti Rapat Paripurna TMMD ke-41

Ketika Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek Heri Cahyadi SH, SIK saat dihubungi menjelaskan, membenarkan ada WNA meninggal di Rudenim Medan.

IDUL FITRI

“Benar, WNA berinisial QM meninggal gantung diri disalah satu kamar milik Rudenim Medan, saat ini untuk jenazah kami kirim ke RS Bhayangkara untuk di Visum dan Autopsi”, ucap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek Heri Cahyadi SH, SIK.

Kepala Lingkungan 43, Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Andi Darmareta saat diwawancarai awak Media dirumahnya mengatakan, saya tidak tahu kalau ada WNA yang meninggal dilikungannya.

“Saya baru tahu kalau ada WNA yang meninggal dilingkungan 43 dari Abang-abang wartawan dan selama ini pihak pegawai tidak pernah ada laporan apapun mengenai keberadaan WNA di Rudenim tersebut”, Ujarnya.

“Pegawai Rudenim selalu tertutup bila ada kejadian maupun kegiatan sementara kantor mereka dilingkungan 43 dan mereka harusnya menyadari kalau terjadi permasalahan apapun dilingkungan tersebut menjadi tanggung jawab saya selaku Kepling 43”, Tegasnya.

BACA JUGA :   407 KPM Kecamatan Karangtengah Berhak Menerima BST

“Besok saya akan mendatangi Kantor Rudenim untuk mempertanyakan kejadian tersebut dan hari ini saya akan koordinasikan ke Pak Lurah serta Pak Camat sekaligus meminta petunjuknya”, Tutupnya.

Kepala Rumah Detensi Iymigrasi Medan, Vencentius Purwo Hendratmoko ketika dikonfirmasi kru Media Realitas.com seputar kejadian tersebut melalui WhatsApp pribadinya, sampai berita ini ditayangkan tidak menjawab. (Win)