Proyek Pembangunan TPT Di Kampung Cipayung Cibinong Kabupaten Bogor Dihentikan Sementara

oleh -72.489 views

IDUL FITRI

Bogor I Realitas – Proyek Pembangunan TPT Di Kampung Cipayung Cibinong Kabupaten Bogor Dihentikan Sementara.

Akibat pemberitaan Media dan laporan Beberapa LSM ke Dinas PUPR, terkait tidak adanya molen yang digunakan dalam pengadukan semen, dalam proyek pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Kampung Cipayung Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor,

BACA JUGA :   Ketua YLBHIM Aceh Meminta Kakanwil Kumham Aceh Perketat Penjagaan Lapas dan Rutan di Aceh

Akhirnya Kepala Seksi (Kasi) Tehnik Irigasi dan Pengairan Dinas PUPR dan Kepala Unit Pelaksana (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II, melakukan inspeksi dan kunjungan kegalian pondasi Tebing Penahan Tanah (TPT), untuk melihat langsung proses pekerjaan proyek pembangunan yang dilaksanakan CV. RTU Rabu, (7/10/2020).

BACA JUGA :   Pangdam XII/Tpr Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Kalbar Jaga Kodusifitas Wilayah

UPDATE CORONA

Di lokasi proyek pekerjaan, Wiwik Kepala Unit Pelaksana Tehnik (UPT) Infrastruktur Irigasi Wilayah II, beserta Robi dari PPK terlihat melakukan komunikasi serius kepada konsultan pelaksana dari. PT.GDK dan salah satu Mandor, yang di duga akibat adanya laporan berita Media dan bebrapa LSM.

Namun tidak berselang lama, melalui hubungan telepon seluler, wiwik meminta kepada Pimpinan CV. RTU, agar pekerjaan Tebing Penahan Tanah (TPT), yang berlokasi di Kampung Cipayung Kelurahan Tengah Kec. Cibinong, agar dihentikan sementara, apalagi proyek pekerjaan masih baru terlaksana 26 meter.

Menurut Wiwik, adapun alasan proyek yang sudah sempat dilakukan pekerjaannya ini, untuk sementara waktu di berhentikan dahulu, agar bisa dikaji ulang kembali.

” Jadi ada temuan Wartawan dan Beberapa LSM yang menjadi bahan pemberitaan dan laporan ke Dinas PUPR, di mana mengenai proses dalam pekerjaan TPT di Kampung Cipayung Kelurahan Tengah, ada permasalahan dimana di temui dalam pengadukan semen dan pasir tidak di lakukukan oleh molen, dimana pekerjaan tersebut tidak dilajukan seperti biasanya, sehingga ini alasan Dinas PUPR untuk mengkaji dan mengetahui alasan pelaksana proyek dalam melakukan pekerjaan tersebut, yang mana nantinya, akan dilakukan oleh Pak Robi sebagai PPK,” ungkap Wiwik.

Untuk itu, Wiwik meminta semua pihak yang terlibat dalam.proyek.pengerjaan ini, agar duduk bersama-sama dalam mengkaji tehnik pengerjaannya, sehingga pengerjaan Tebing Penahan Tanah ( TPT ) ini nantinya, bisa di benahi dan dikerjakan sesuai rencana yang di sepakati, apalagi proyek pengerjaan ini bisa menjadi sorotan publik, karena lokasi pengerjaan sendiri ada di tengah pusat Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Disamping itu, Agus Nainggolan Kapala Seksi Tehnik Infrastruktur Irigasi dan Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Bogor. mengatakan, kalau pekerjaan proyek TPT yang berlokasi di Kampung Cipayung Kelurahan Tengah Kec. Cibinong, di biayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, sehingga sangat hati hati dalam pengawasan pekerjaan Pembangunan inprastruktur Tebing Penahan Tanah yang berfungsi untuk Meningkatkan Jaringan Irigasi,

” Kami harus lakukan inspeksi ke lokasi proyek pengerjaan TPT ini, agar dalam hasil pekerjaan nanti, sesuai dengan harapan, yaitu memenuhi standar, Kuwalitas dan Kwantitasnya, sehingga berfungsi dan bisa di nikmati manfaatnya oleh masyarakat Kelurahan Tengah, dan.

ini merupakan upaya dinas PUPR dalam merealisasikan program Panca Karsa dengan membangun saluran irigasi yang berada di wilayah UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A wilayah II, dimana tujuannya untuk peningkatan fungsi jaringan irigasi yang salah satunya TPT Cipayung Ini,” ujar Agus Nainggolan.

Selain itu, Agus Nainggolan juga mengucapkan terimakasih kepada para Wartawan dan Beberapa LSM, sebagai kontrol sosial sehingga efeknya, apapun pekerjaan yang dilakukan nanti, menjadi suatu kehati-hatian, dari suatu kesalahan maupun kelalaian, untuk itu Agus Nainggolan berharap Kedepan nanti, Dinas PUPR, akan lebih ketat dalam melakukan pengawasan, dalam pekerjaan proyek Infrastruktur yang dilaksanakan para Kontraktor di wilayah Kabupaten Bogor. (Deddy Karim)