Mintai Uang Modus Akan Beri Pekerjaan, Perempuan di Deliserdang Digerebek Warga

oleh -66.489 views

IDUL FITRI

MEDAN I Realitas – Mintai Uang Modus Akan Beri Pekerjaan, Perempuan di Deliserdang Digerebek Warga.

Rumah seorang perempuan bernama Trimurti (40) di Pasar 8 Helvetia, Labuhan Deli, Deliserdang digerebek puluhan warga, Senin (5/10/2020). Warga merasa ditipu Trimurti karena dimintai uang Rp100.000 hingga Rp200.000 dengan modus diberikan pekerjaan.

BACA JUGA :   Pertama Kalinya, IAIN Langsa Laksanakan Wisuda Secara Daring

Dari rekaman video amatir, puluhan warga tampak meminta Trimurti untuk mengembalikan uang yang sudah disetorkan. Trimurti sebelumnya meminta uang kepada korban untuk membeli seragam bekerja di salah satu gudang beras di Kawasan Industi Modern 3, Medan.

BACA JUGA :   Kementerian PANRB Tegaskan 28 dan 30 Oktober Adalah Cuti Bersama

UPDATE CORONA

Namun hingga waktu yang telah dijanjikan, pekerjaan tersebut dibatalkan oleh Trimurti secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Ironisnya, saat para pencari kerja meminta kembali uang yang sebelumnya disetorkan, Trimurti malah sering berkelit. Kecewa dengan tindakan Trimurti, para korban kemudian mendatangi rumahnya untuk meminta pertanggungjawaban dari pelaku.

Salah satu korban penipuan, Ari Prayogo mengatakan Trimurti sebelumnya menjanjikan kepada para korban untuk mengambil baju seragam bekerja pada Sabtu (3/10/2020). Setelah mengambil seragam, kepada para korban, Trimurti menjanjikan mereka akan aktif bekerja pada Selasa (6/10/2020).

Namun secara sepihak tanggal 29 September 2020, para pekerja kemudian diberitahukan kabar pembatalan kerja. Saat diminta pengembalian uang, Trimurti menjanjikannya pada Sabtu (3/10/2020).

“Sampai sekarang uang disetorkan tersebut belum dikembalikan. Karena itu, kami bersama pekerja lainnya mendatangi rumahnya,” ucap Ari, Selasa (6/10/2020).

Ari mengatakan total pekerja yang tertipu Trimurti mencapai 634 orang. Untuk itu, mereka meminta kepada Trimurti untuk mengembalikan uang yang sebelumnya sudah diminta dengan alasan membeli seragam dan masker.

“Kami cuma minta uang kembali. Kalau sama dia dikembalikan, kami tidak akan proses secara hukum. Namun kalau tidak ada pengembalian, kami akan proses ke jalur hukum” ucapnya.

Untuk menghindari amarah warga, Trimurti diamankan petugas ke Mapolsek Medan Labuhan guna proses pemeriksaan lebih lanjut.(IN/Red)