Buruh Sawit di Riau Ditemukan Tewas Dalam Kanal

oleh -71.489 views

IDUL FITRI

Pangkalan Kerinci I Realitas – Yunufati Halawa (31), warga asal Nias ditemukan rekannya Fanoroli Laiya (40) dalam keadaan tidak bernyawa didalam Kanal kebun kelapa sawit Dusun III Pangkalan Delik, Desa Delik, Kecamatan Pelalawan Riau, Senin (5/10/2020) sore lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA :   Polisi Buru Siapa Pasangan Durjana Pembuang Bayi di Garut

Korban tewas diduga terpeleset hingga tenggelam di parit kebun, saat melaksanakan pekerjaannya sebagai buruh sawit.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Edy Haryanto, membenarkan peristiwa tersebut.

BACA JUGA :   Perumahan Griya Makmur 7 Peringatai Maulid Nabi Muhammad SAW

UPDATE CORONA

“Ya, korban berdomisili di desa Simpang Perak Jaya SP 7, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Korban telah kita evakuasi dan telah kita bawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk dilakukan visum,” ujar Iptu Edy Haryanto Selasa (6/10/2020) sore.

Dari hasil pemeriksaan tenaga medis kata Iptu Edy Haryanto, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

Diungkapkannya, berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, mayat Yunufati Halawa tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang rekan kerjanya bernama Fanoroli Laiya (40).

Di mana saat itu, tepatnya Senin (5/10) sore kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, korban dan saksi Fanoroli, menanam pohon kelapa sawit di lahan milik warga tempatan bernama Parman.

Namun, setelah hampir dua jam atau sekitar pukul 16.00 WIB, Fanoroli tidak melihat keberadaan korban.

“Merasa penasaran, saksi Fanoroli berusaha mencari korban dengan mengitari seluruh titik di lahan kebun kelapa sawit. Alhasil, saksi menemukan sepasang sepatu dan Buff (penutup mulut) milik korban ditepi kanal,” ujar Iptu Edy Haryanto.

Karena merasa curiga, saksi langsung masuk dan menyelam ke dalam kanal dan akhirnya berhasil menemukan dan mengangkat jasad korban dari dalam kanal dengan kondisi tidak bernyawa.

“Saksi langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Subsektor Pelalawan. Selanjutnya aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Iptu Edy Haryanto.

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, pihak Polsek Subsektor Pelalawan menyimpulkan korban tewas akibat terpeleset saat mencuci kaki setelah selesai bekerja menanam pohon kelapa sawit dan tenggelam ke dalam kanal yang dalamnya sekitar 3 meter lebih tersebut. *(mirza/fer)