Akhir Kisah Dokter Tersangka Aborsi Meninggal karena COVID

oleh -122.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Akhir Kisah Dokter Tersangka Aborsi Meninggal karena COVID.

Dokter Sarsanto W Sarwono meninggal dunia di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang juga tersangka kasus aborsi klinik di Raden Saleh, Jakarta Pusat itu meninggal dunia karena COVID-19.

REALITAS TV

dr Sarsanto W Sarwono meninggal dunia di ruang ICU RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (30/9) pagi. dr Sarsanto W Sarwono sempat dirawat selama 3 hari di RS Polri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA :   PMC Laporkan Kadinsos Kab Bogor Dugaan Pungli PUB Aparat Hukum Terkait

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Polri Kramat Jati, AKBP Kristianingsih. Namun AKBP Kristianingsih tidak menjelaskan lebih jauh soal gejala yang diderita dr Sarsanto sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Iya betul (meninggal karena COVID-19),” saat ditanya apakah dr Sarsanto meninggal karena COVID-19, Rabu (30/9/2020).

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap bahwa dr Sarsanto W Sarwono sebelumnya telah mengeluhkan sakit sejak sepekan lalu.

“Kita ketahui bersama bahwa dokter S ini terkait kasus salah satu dokter yang melakukan aborsi ilegal di Raden Saleh sejak tanggal 5 Agustus itu dilakukan penahanan kepada yang bersangkutan, bahkan sudah diperpanjang. Kemudian 24 September kemarin tersangka mengalami sakit,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Menurut Yusri, dr Sarsanto W Sarwono telah menjalani pengobatan rawat jalan sejak Kamis (24/9) itu. Namun baru tiga hari terakhir dr Sarsanto dirawat di RS Polri dan penahanannya dibantarkan.

BACA JUGA :   Pemerintah PNG Selidiki Postingan Warganya Membela Kelompok Teroris OPM

Yusri menyebut dr Sarsanto memiliki penyakit bawaan dan berusia lanjut.

“Nanti kita tunggu dari RS seperti apa, kan memang yang bersangkutan sudah berumur ya,” ujarnya.

BACA JUGA :   Anggota DPRD Tk. II Medan, Tampung Aspirasi Dan Keluhan Masyarkat

“24 September dia mengeluh sakit dan langsung dibawa hari itu juga, dirujuk atau dbantarkan ke RS untuk pemeriksaan jalan dan perawatan di sana selama 3 hari dan tadi pagi meninggal,” jelas Yusri.

Pada pagi itu pula, jenazah almarhum telah diambil oleh pihak keluarga. Jenazah dr Sarsanto dimakamkan dengan protokol COVID-19.(Dtc/Red)

UPDATE CORONA