Kampanye Masker Fenomena Positif Yang Harus Diapresiasi

oleh -104.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Kampanye Masker Fenomena Positif Yang Harus Diapresiasi.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyambut baik dinamika yang berkembang terkait kampanye penggunaan masker untuk pengendalian penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan, aksi individual hingga gerakan-gerakan yang diinisiasi oleh tokoh nasional maupun publik figur.

Begitu bunyi sambutan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono yang dibacakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat membuka webinar bertajuk “Memaskerkan Indonesia” di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Kamis (17/09/2020).

IDUL FITRI

“Fenomena tersebut merupakan hal positif yang perlu diapresiasi, mengingat pengendalian penyebaran Covid-19 membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak,” kata Awi.

BACA JUGA :   Kapolri Pimpin Upacara Puncak Peringatan HUT Korpolairud Ke-70 Secara Virtual

Irjen Pol Argo menjelaskan, pemerintah sudah melakukan kampanye penggunaan masker secara masif dalam beberapa bulan terakhir. Namun, di lapangan ketidakdisiplinan masih banyak terlihat, sehingga berdampak kepada potensi penularan Covid-19 yang sangat tinggi.

Karena itu, kampanye penggunaan masker dalam konteks peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan masih sangat relevan untuk terus dilaksanakan.

“Harus terbangun kesadaran di masyarakat akan makna penting penggunaan masker dalam membangun ketahanan di masa pandemi, utamanya ketahanan dalam aspek kesehatan dan aspek sosial ekonomi,” tutur Irjen Pol Argo.

BACA JUGA :   3 Staf Dinas Kominfo Pemkab Blitar Terpapar Positif Covid-19, Kantor Ditutup Selama Tiga Hari

Pembicara lain dalam webinar itu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Kol. (Purn) dr. Ahmad Yurianto, mencemaskan terus meningkatnya penularan Covid 19 di masyarakat.

Hingga Rabu (16/09/2020) tercatat 228.993 kasus konfirmasi positif, dimana angka kesembuhan mencapai 164.101 kasus atau 71,6 persen, dan korban meninggal sebanyak 9.100 orang atau 4 persen. Ia mengingatkan, kasus Covid-19 masih akan terus meningkat.

Karena itu, fokus upaya penanggulangan harus dilakukan dengan pencegahan penularan, peningkatan angka kesembuhan, dan penurunan angka kematian.

Ahmad Yurianto menyarankan masyarakat melakukan pencegahan kemungkinan terinfeksi sedini mungkin dengan melakukan gerakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

BACA JUGA :   Peltu Lutfi Laksanakan Pendampingan KB Kes Dan Imunisasi

Mengkonsumsi gizi seimbang, segera mandi dan berganti pakaian setelah bepergian, dan meningkatkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sementara untuk meningkatkan kesadaran publik untuk disiplin pakai masker dalam upaya pencegahan Covid-19 di semua tatanan, menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes itu, pemerintah melakukan Kampanye Nasional Selalu Pakai Masker, dengan pesan disiplin memakai masker.

“Ayo gunakan masker, jangan kendor menggunakan masker karena maskerku melindungimu dan maskermu melindungiku,” pungkas Ahmad Yurianto. (H A Muthallib)