223 KK Warga Desa Teluk Terima BLT – DD Tahap lll

oleh -246.759 views

Pelalawan Riau I Realitas – 223 KK Warga Desa Teluk Terima BLT – DD Tahap lll

Sebanyak 223 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan terima dana Bantuan Lansung tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap lll.

Penyerahan BLT-DD itu 223 KK Warga Desa Teluk Terima BLT – DD Tahap lll secara simbolis oleh tim gugus tugas COVID-19  di  Balai Desa Teluk pada Kami (40/7/2020) pagi pukul 09.15. Wib.

Pada penyerahan BLT-DD tersebut Darianto  Kepala Desa Teluk dalam sambutan menyampaikan bahwa warga yang mendapat bantuan BLT-DD senilai Rp. 600 ribu setiap KK, itu merupakan warga yang terdampak Corona virus disease 2019 (Covi-19).

Bantuan yang diterima warga kali ini sudah tahap ke-III karena bantuan BLT-DD tahap awal dan tahap ke-II telah disalurkan.

Dijelaskan Darianto, BLT-DD ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi bagi warga terutama yang terdampak Covid-19.

Sehingga 35% dari DD Desa Teluk disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya meskipun harus memangkas dana kegiatan pembangunan fisik yang telah direncanakan dari awal di Desa Teluk, jelasnya.

“Saya berharap kepada warga masyarakat Desa Teluk,  agar bantuan tersebut dapat dimamfaatkan sebaik mungkin.

Terlebih penyerahan BLT-DD tahap ke-III merupakan tahap akhir, ujarnya.

Kapolsek Kuala Kampar Iptu Hanova Siagian, SH, yang menghadiri penyerahan BLT-DD di Desa Teluk itu menghimbau supaya selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Harus rajin cuci tangan pakai sabun, selalu gunakan masker, harus jaga jarak demi menjaga kesehatan, himbaunya.

Kemudian lanjut  Hanova,  “saya sebagai Kapolsek Kuala Kampar,  mengharapkan kepada masyarakat Desa Teluk supaya ikut menjaga gangguan keamanan.

Seperti kenakalan remaja yang sering keluyuran dimalam hari, kebut kebutan dijalan dan lain sebagainya.

Itu perlu diantisipasi, sebab tindakan demikian sangat mengganggu kenyamanan  dan ketentraman warga sekitar,” pungkasnya.

Yang lebih ditekankan oleh Hanova dalam kesempatan itu adalah penyahgunaan Narkoba. “Setiap warga harus waspada terutama bagi remaja.

Jangan sampai terjerumus untuk menggunakan, apa lagi sampai mengedarkan Narkiba.

Karena Narkoba sangat berbahaya bisa merusak masa depan generasi kita,” tukasnya.

“Kemudian tentang  kebakaran hutan dan lahan, perlu diwaspadai agar tidak terjadi di Desa Teluk.

Tindakan melakukan pembakaran hutan dan lahan meskipun kebun milik sendiri, itu merupakan tindak pidana pelanggaran hukum.

Sehingga jangan sampai ada warga berurusan dengan hukum gegara membakar hutan dan lahan,” tegasnya berharap.

T. Fauzar, selaku ketua tim gugus tugas percepatan penanganan  Covid-19 Kecamatan Kuala Kampar mengatakan, penyaluran BLT-DD selama tiga tahap senilai Rp. 600 ribu, merupakan program pemerintah tahap awal. Pada tahap berikutnya, kedepan pemerintah akan kembali menyalurkan BLT-DD dengan nilai Rp 300 ribu per KK.

Namun T. Fauzar belum bisa memastikan bagaimana syarat untuk menerima bantuan tersebut.

“Sementara untuk mendapatkan dana bantuan ini, apakah Desa memverifikasi data terlebih dulu, atau masih tetap menggunakan data yang ada atau dengan data yang baru, masih belum tahu, imbuhnya. (Sona)