Curug Leuwi Hejo Bogor Dipadati Warga, Ini Penjelasan Camat

oleh -1,452.759 views

Bogor I Realitas – Curug Leuwi Hejo Bogor Dipadati Warga, Ini Penjelasan Camat.

Tempat wisata air Curug Leuwi Hejo, Sukamakmur, Kabupaten Bogor viral di media sosial karena dipadati warga.

Realitas pun langsung ke lokasi Wisata Curug Leuwi Hejo, dalam pantauan Realitas banyak nya pengunjung di wisata Curug Leuwi Hejo Sukamakmur, kabupaten Bogor tanpa memakai masker ,Padahal wilayah Bogor masih berlangsung status pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Terlihat memang banyak pengunjung yang memadati curug tersebut. Namun, hanya sedikit wisatawan yang memakai masker. Selain itu, pengunjung yang datang tidak menerapkan jaga jarak atau physical distancing.

Saat dikonfirmasi Camat Sukamakmur Agus Manjar mengatakan saat itu wisatawan yang datang membludak. Sementara jumlah personil terbatas.

Sehingga personil tidak mampu mengawasi banyaknya pengunjung, mengingat ada banyak akses menuju curug.

“kalau jaga ketat nggak ada yang mampu. Dipadetin (penjagaan petugas di satu jalur) disini misalnya, ada jalan lain (jalur lain) menuju wisata Curug ,” ujar Agus, Senin (08/06/2020).

“Kecuali gini, pemerintah bisa tutup SPBU. Nah itu baru bisa terkendali semua. Kalau bahan bakarnya masih lancar, ya orang kan, apalagi sepeda motor, jalan tikus aja bisa kok, gitu. Sebetulnya efektifnya sudah saya usulkan ke pemerintah pusat juga,” ungkap nya ,

Agus mengatakan wisatawan yang datang kebanyakan berasal dari luar Sukamakmur. Pengelola curug jelasnya juga tidak bisa mengantisipasi.

“Pengelolaannya hanya tingkat desa aja. Bukan swasta,” ucapnya.

Meski begitu, Agus mengatakan petugas akan terus melakukan penjagaan agar Curug Leuwi Hejo tak ramai dipadati wisatawan.

Penyuluhan pun akan terus dilakukan selama PSBB ini berlangsung.

Diketahui sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sedang melakukan PSBB proporsional atau parsial saat ini. Wisata air dilarang beroperasi selama PSBB parsial.

“Untuk pariwisata air belum bisa dibuka sama sekali karena ini pesebarannya (COVID-19) sangat berbahaya kalau ada di air,” ujar Ade, di kantor Bupati Bogor Kompleks Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2020).
(Deddy Karim)