7 Orang Terpapar Covid-19 di Pasar Cileungsi, Dihimbau Warga Belanja Melalui Online

oleh -875.759 views
Pasar Cileungsi kabupaten Bogor

Bogor I Realitas – 7 Orang Terpapar Covid-19 di Pasar Cileungsi, Dihimbau Warga Belanja Melalui Online .

Sebanyak tujuh orang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di Pasar Cileungsi. Untuk sementara, operasional pasar pun ditutup dari aktivitas jual beli.

Pengelola Pasar Cileungsi, PD Pasar Tohaga menegaskan bahwa operasional pasar dihentikan sementara mulai 31 Mei, hingga batas waktu yang belum ditentukan, untuk menghindari semakin banyaknya orang terpapar virus.

Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan menjelaskan, pasar akan disterilkan dari pengunjung dan pedagang. Pembatasan pun akan diberlakukan jika pasar kembali beroperasi nanti.

“Sudah pasti protokol kesehatan kami perketat. Tidak ada toleransi bagi pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker. Penyemprotan disenfektan juga akan lebih intens dan memperbanyak rapid test segera dilakukan,” kata Haris, Minggu (31/5/2020).

Bagi warga yang ingin membeli kebutuhan pokok, kata dia, bisa diakses melalui informasi yang telah disediakan dan akan diantar ke rumah masing-masing.

“Untuk mengurangi keramaian pasar, pembeli bisa menghubungi mitoha online pasar terdekat selain Cileungsi dan atau dengan mengakses aplikasi mitoha.id . Jadi warga tetap bisa berbelanja tanpa harus keluar rumah, program tersebut memang sementara kami luncurkan khusus untuk kebutuhan pangan,” katanya.

Dalam waktu dekat, lanjut Haris, pasar lainnya akan dilakukan tes serupa, jadi jangan ada masyarakat yang lengah menghadapi pandemi ini. “Jangan khawatir untuk pemenuhan kebutuhan pangan , ada mitoha.id . Jaga kesehatan dan tetap menggunakan masker,” katanya.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melansir, terdapat penambahan tiga kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Cileungsi, Sabtu (30/5/2020).

Sebelumnya, pada 15 Mei 2020, terdapat empat orang pedagang dinyatakan positif usai menjalani tes swab di pasar tersebut. Dari kemudian digelar rapid test massal dilanjutkan dengan test swab.

“Hasilnya ada tiga orang dinyatakan positif. Tes swabnya sebenarnya bareng sama yang tiga orang awal. Tapi hasilnya baru keluar,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin.

Ade Yasin Bupati Bogor itu menjelaskan, tiga pasien baru itu merupakan pedagang daging berusia 30 tahun dan dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan dua lainnya merupakan istri dari pedagang daging tersebut, perempuan berusia 23 tahun dan satu lagi keluarga dari keduanya yakni laki-laki berusia 17 tahun.

“Semuanya berdomisili di Cileungsi,” kata dia. (Deddy Karim)