KIP Singkil Meyediakan Rumah Pintar Sarana Pembelajaran Pengetahuan Pemilu

oleh -155.759 views
KeteranganFoto: Penyerahan cendramata plakat kepada Bupati dan Forkompida Aceh Singkil oleh Ketua KIP Edy Sugianto.(Realitas/Rostani).

Aceh Singkil I Realitasonline – KIP Singkil Meyediakan Rumah Pintar Sarana Pembelajaran Pengetahuan Pemilu.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Singkil, sudah menyediakan sarana edukasi untuk pembelajaran dan pengetahuan tentang Pemilihan Umum (Pemilu) maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Sarana edukasi itu disediakan oleh KIP Aceh Singkil sebagai Rumah Pintar Pemilu (RPP), dilokasi gedung Kantor KIP, Kec. Singkil Kab. Aceh Singkil.

RPP yang ditabalkan nama ulama Sufi Syekh Abdurauf As-Singkil, dibuka secara resmi, dan ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita oleh Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, Jumat (7/02/2020).

Bupati Dulmusrid mengatakan, RPP merupakan layanan pengetahuan tentang sejarah Pemilu di Indonesia, yang patut diberikan apresiasi.

BACA JUGA :  Ketua LSM KANA Muzakkir : APH Segera Usut Tuntas Dugaan Hilangnya Aset Negara Milik Dinas Pendidikan Aceh Timur
Keterangan foto:
Bupati Dulmusrid Aceh Singkil mengunting pita mendai peresmian RPP Sekh Abdurrauf AS Singkili.(Realitas/Rostani)

 

Semoga pemilih pemilih semakin cerdas, aktif dan berdaulat dalam Pemilu mendatang.

Serangkaian itu, KIP Aceh Singkil turut menyerahkan Cendramata berupa plakat, sebagai penghargaan kepada unsur Forkompinda serta Kementerian Agama, selaku pihak yang turut mensukseskan Pemilu.

Termasuk para penyelenggara Pemilu, para Ketua KIP terdahulu dan Komisioner lainnya, Sekretariat dan Mantan Kasubbag.

BACA JUGA :  Ketua LSM KANA Muzakkir : APH Segera Usut Tuntas Dugaan Hilangnya Aset Negara Milik Dinas Pendidikan Aceh Timur

Ketua KIP Aceh Singkil, Edi Sugianto mengatakan, Rumah Pintar memanfaatkan satu ruangan bangunan Kantor KIP yang akan dijadikan museum Pemilu Aceh Singkil.

RPP menyediakan materi Pemilu, berupa data, foto, video dan flim serta alat peraga yang dipajang. Sehingga bisa diketahui masyarakat maupun pelajar untuk menjadi edukasi dan pembelajaran tentang Pemilu. Sehingga dapat menjawab kebutuhan mayarakat tentang nilai demokrasi.

Penghargaan diberikan, kepada mantan penyelenggara untuk mempererat silaturahmi dengan KIP pendahulu, ucap Edi.

(Rostani/Yudi).