40719 KALI DIBACA

Agen Pemulihan Narkoba Dibekali Edukasi

Agen Pemulihan Narkoba Dibekali Edukasi
Teks foto : Kasi Rehabilitasi BNNK Langsa, Ir Zulkifli Ali, bersama dengan para agen pemulihan narkoba di Dapu Kupi Langsa, Selasa (18/02/2020).
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Agen Pemulihan Narkoba Dibekali Edukasi.

Sebanyak lima orang agen pemulihan Narkoba warga Gampong Meurandeh Aceh, Kec. Langsa Lama, diberikan pembekalan yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, di Dapu Kupi Langsa, Selasa (18/02/2020).

Kepala BNNK Langsa, AKBP Navri Yulenny SH MH, melalui Kasi Rehabilitasi BNNK Langsa, Ir Zulkifli Ali, yang membuka secara resmi pembekalan terhadap agen pemulihan tersebut.

“Mengharap kegiatan ini betul-betul harus serius diikuti oleh para agen pemulihan dengan panduan praktis, edukasi serta penjelasan aktivitas mereka nantinya dilapangan dan pemahanman paskah rehabilitasi dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam melakukan pemantauan, pendampingan, bimbingan lebih lanjut secara bersama-sama,” papar Zulkifli.

Pembekalan bagi pemulihan dalam rangka mempersiapkan kegiatan paskah rehabilitasi di Gampong Meurandeh Aceh kepada lima peserta agen pemulihan diberikan informasi oleh fasilitator, petugas rehabilitasi. BNNK Langsa juga bertujuan agar peningkatan kemampuan bagi petugas dalam pembinaan lanjut penyalahgunaan narkoba.

Adapun materi yang disajikan oleh kedua materi informasi terkait Pencegahan Pemberantasan Pwnyalahgunaan Peredaran Narkoba (P4GN).

Kemudian pengetahuan Adiksi dan permasalahannya, dan materi inti meliputi pencegahan kekambuhan, tehnik komunikasi efektif, pemantauan pendampingan, bimbingan lanjut serta pencatat, pelaporan, monitoring serta evaluasi. Selain mengikuti delapan jam materi oleh BNN juga nantinya diberikan sertifikat.

Untuk diketahui bahwa paskah rehabilitasi merupakan tahapan terakhir dari rangkai proses rehabilitasi berkelanjutan yang diberikan kepada pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba yang telah menjalani proses rehabilitasi rehab jalan dan rawat inap serta telah kembali ketempat tinggal domisili bersama keluarga dan lingkungan masyarakat.

Untuk itu perlu peran serta masyarakat dalam rangka menyelamatkan para pecandu agar kembali berfungsi sosial didalam masyarakat.

Lanjutnya, diharapkan pada masyarakat dapat mempengaruhi dalam proses pengalihan kepada pecandu penyahgunaan narkoba, oleh karena kedepan dilaksanakan oleh masyarakat, untuk masyarakat, kepada masyarakat itu sendiri.

Kendati demikian, kenapa kegiatan ini dilakukan karena adanya kebijakan baru dari Deputy Bidang Rehabilitasi BNN RI untuk diterapkan di masyarakat terkait intervensi berbasis masyarakat (IBM) dalam melakukan pemulihan berbasis masyarakat.

“Deputy berharap kepada agen pemulihan dalam kegiatan ini di lapangan secara optimal dan telah ditargetkan oleh mereka sebanyak 20 jiwa untuk dapat pulih dan tidak kembali sebagai penyalahgunaan narkoba,” pungkas Zulkifli. (crp/Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS