example banner
19219 KALI DIBACA

Terkait Kisruh Dengan Jurnalis Aceh Barat, Perwakilan Wartawan Nagan Raya Di Undang Kekantor Fortil

Terkait Kisruh Dengan Jurnalis Aceh Barat, Perwakilan Wartawan Nagan Raya Di Undang Kekantor Fortil
Perwakilan Wartawan Nagan Raya saat melakukan silaturrahmi Kekantor Fortil, Kamis (23/1/2020). (MJ)
example banner

Aceh Barat I Realitas – Terkait adanya kisruh antara dua wartawan di Aceh Barat dengan Akrim, ketua Forum Tiga Wilayah, Perwakilan Wartawan yang bekerja di Wilayah Kabupaten Nagan Raya di undan ke kantor Forum 3 Wilayah, Didesa Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (23/1/2020)

“Kedatangan kami ke kantor Fortil yang diketuai Akrim untuk silahturami serta mengkonfirmasi tentang pengancaman terhadap Aidil Firmansyah wartawan Modus Aceh,” Kata Sukma.

Selama ini, pihaknya mengaku belum pernah bisa konfirmasi kedua belah pihak terkait dengan persoalan yang telah masuk ke pihak kepolisian itu.

Pada silahtruhmi tersebut, saudara Akrim kepada Wartawan mengakui Kesalahannya terhadap Aidil Firmansyah, dan dia telah siap mempertangung jawabkannya serta telah meminta maaf kepada keluarga Aidil atas perbuatannya.

Perwakilan wartawan Nagan Raya yang di undang tersebut yakni Ada Enam media diantaranya Muji dari Waspada, Arif Nagan Terkini, Sukma Haba Rakyat, Hasan LWI, Didit Intainews.com dan Putra, Asatu.top, kedatangan kami hanya silaturahmi dan konfirmasi langsung perihal kisruh yang terjadi antara Akrim dan awak media di Aceh Barat,” jelas Sukma

Dari pantuan berita pengeroyokan salah satu wartawan di Aceh Barat, pada silaturahmi tersebut saudara Akrim juga menceritakan bahwa dirinya tidak ada dendam dengan pihak Wartawan, namun ini murni masalah Hutang – piutang dengan salah satu wartawan yang bertugas di Aceh Barat.

Dalam Silaturrahmi tersebut kawan – kawan wartawan juga memberi masukan, kepada pengusaha lokal yang sekaligus ketua Fortil itu jika merasa ditipu dengan ulah wartawan silakan lapor penegak hukum bukan dengan cara-cara premanisme.

“Pada prinsipnya jika kebebasan Pers dikekang maka kita semua akan bersatu dalam kesatuan Pers, namun jika terbukti itu persoalan pribadi maka kita tak bisa masuk ranah privasi teman,” Tutup Akrim. (MJ/Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS