25419 KALI DIBACA

Orang Tua Pingsan Lihat Anaknya Di Cambuk 8 Terpidana Maisir Di Cambuk

Orang Tua Pingsan Lihat Anaknya Di Cambuk 8 Terpidana Maisir Di Cambuk
Orang tua Darwin Pingsan saat melihat anaknya di cambuk dalam kasus Maisir di tangani oleh Tim medis di Alun-alun Suka Makmue, Jum'at (13/12). (MJ)
example banner

Nagan Raya I Realitas – Orang Tua Pingsan Lihat Anaknya Di Cambuk 8 Terpidana Maisir Di Cambuk, Orang Tua Terpidana Maisir Maleh (50) pingsan saat melihat anaknya yang di eksekusi cambuk yang dilaksanakan di Alun-alun Suka Makmue usai Shalat Jum’at (13/12/2019)

Orang terpidana ini dari desa Langkat Kecamatan Kuala Pesisir sebelumnya ingin mslihat anaknya yang akan di cambuk sambil nangis dan tiba-tiba apar keamanan dan Satpol PP saat mengamankan langsung jatuh pingsan tak lama kemudian ibu ini kesurupan dengan mengeluarkan air busa di dalam mulut.

Juga hadir Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya Puji Hartini, Kastpol PP Nila Kasma SH dan Ketua Pengadilan Negeri Suka Makmue, Kadis Syariat Islan Nagan Raya, serta Ketua Mahkamah Syariah Nagan Raya.

Terpidana maisir (judi) Mustafa bin Alm Abdul Karim dengan uqubat cambuk 8 kali, Syahrul bin Alm Bujang 8 kali, Saiful bin Alm M.Syam hukumam 8 kali, Hasyimi bin Bin Abi 8 kali.Sementara yang kena cambuk 22 kali Abdul Aziz Bin Alm Tgk.M.Akob, Rasyidi bin Alm Ramli, M.Akbar bin Ilyas Basah dan Darwin bin Cut Min.

Kepala Kejakaaan Nagan Raya Sri Kuncoro mengatakan, hasil putusan mahkamah syariah Suka Makmue terhadap 8 terpidana jarimah maisir dengan pasal dan qanun di Aceh 2013.

Semua terpidana ini terdapat saat melakukan judi online di salah satu tempat di Nagan Raya dalam hal ini juga ada dua PNS yang terlibat yaitu salah satunya mandor sekolah, kedua oknum PNS ini Saiful dan Abdul Aziz ini di kurangi masa tahanan 30 hari dan dengan uqubat cambuk 10 dan potong masa tahanan menjadi 8 kali cambuk dan juga dua terpidana lainnya

Sedangkan yang lainnya masa selama 60 hari dari 25 di potong masa tahanan menjadi 22 kal dalam hal ini kami tetap melakukan ekswkusi baik itu bentuk judi maupun minuman keras.

Sementara Kepala Dinas Syariat Islam Nagan Raya Said Hamamali Menjelaskan, perbuatan dalam bentuk perjudian dan apapun bentuknya tetap dilarang dalam agama dan haram hukumnya.Bahkan dalam perjudian ini tidak istilah menang dan kalah tetap tidak ada yang dan imbasnya keluarga kita sendiri.

Maka berhentilah perbuatan tersebut karena itu tidak gunanya dan bertaubat segera,”kami tetap melakukan uqubat cambuk ini kalau terdapat yang dilarang dalam agama baik itu judi, perbuatan mesum, mabuk-mabuk dan jinayat lainya. (MJ/Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS