74819 KALI DIBACA

Pasangan Mesum Ditangkap Warga Busung

Pasangan Mesum Ditangkap Warga Busung
Babinsa dan kades Busung
example banner

Simeulue I Realitas – Pasangan Mesum Ditangkap Warga Busung, Dua pasangan mesum disampaikan Ketua LPK Rivi Hamdani yang turun ke lapangan berinitial IW, NW, MD dan KA di Desa Busung Indah ditangkap oleh Babinsa dan Pemuda Desa pada dini hari Minggu (17/112019).

Babinsa Serda Liana Supriatna kepada media di Halaman Kantor Desa Busung Indah menyatakan awalnya mereka mendapat informasi ada dua pasang yang pacaran di sebuah resort kosong.

Lalu babinsa dan dua warga memastikan informasi itu dengan mengintip dari jendela dan mereka melihat dua pasangan itu di dua kamar yang berbeda dalam keadaan berhubungan seperti suami istri.

Setelah pasti kebenaran informasi itu babinsa dan kedua warga yang ikut, mereka sama-sama memanggil Pemuda setempat dan warga lainnya setelah itu baru mereka membuka paksa pintu kamar.

Kepala Desa Busung Indah, Munawar kepada Media mengaku tidak berani menyelesaikan malam itu selain sudah larut hingga pukul 03:00 WIB juga wali wanita masing masing tidak hadir dan juga kepala desa para pelaku.

“Saya takut menyelesaikan di desa semalam karena saya takut terjadi masalah di belakang hari. Misalnya wanitanya hamil lalu saya dituntut wali mereka,” jelas Munawar.

Pagi itu Kepala Desa Busung Indah, Munawar telah mengundang Kepala Desa Suka Karya, Sinabang, Kepala Desa Luan Balu, Kepala Desa Labuah dan semua sudah hadir namun karena salah seorang istri dari yang tertangkap menolak diselesaikan di Desa, masalah dilimpahkan ke Polsek Simeulue Timur.

Wanita yang mengaku bernama Siti Mahkfira Umi dengan duduk di atas Meja di Kantor Desa Busung Indah kepada para aparat desa yang hendak menyelesaikan di desa agar hal itu di angkat ke Polres dan WH.

Instri pelaku IR

 

 

“Saya istri sahnya IR Saya tidak mau masalah ini di selesaikan di Desa, saya mau hal ini di angkat ke Polres dan WH. Karena kelalukan itu bukan kelakuan manusia lagi tapi seperti iblis,” jelas ibu yang beranak lima itu.

Atas desakan Siti Mahkfira Umi akhirnya kasus yang semula hendak diselesaikan di desa dibawa ke Polsek Simeulue Timur.

Babinkamtibmas Desa Busung Indah Bukhari mengaku saat malam penangkapan dia tidak tempat karena dia tinggal di desa lain.

Namun paginya sekira pukul 09:00 WIB pagi. Bhabinkamtibmas di SMS oleh Kades Busung Indah untuk menyelesaikan kasus penangkapan dua pasangan orang bukan suami istri.

Menerima itu Dia langsung meluncur ke kantor desa dan melihat sudah ramai oleh aparat desa dan masyarakat.

Pantauan awak media di kantor Desa Busung tidak nampak kedua pasang yang ditangkap Babinsa dan masyarakat malam itu.

Namun menurut Babinsa ke dua pasang itu berasal satu dari Desa Luan Balu, Desa Suka Karya, Desa Labuah dan Desa Latak Ayah.

Kapolsek Simeulue Timur, Iptu. D. Aritonang yang dikonfirmasi Wartawan melalui telpon membenarkan kasus itu telah dibawah ke Polsek namun karena di Polsek tidak ada Unit PPA maka kasus itu di bawah ke Polres.

Saat ditanya posisi para pelaku kenapa tidak desa juga tidak tahu namun sedang berusaha menghadirkan mereka ke Polres.

Selain penolakan dari seorang istri pelaku juga oleh Imam Chik Desa Busung Indah, Kenedy, berharap Syariat Islam ditegakkan di Simeulue.

“Semua yang mesum harus dicambuk,” jelas Kendy diaminkan sejumlah tokoh masyarakat di kantor desa itu. Sampai berita ini di muat, masih belum ada kabar bahwa pelaku mesum akan dicambuk, karena masih dalam proses penyelidikan. (zulfadli/Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS