368319 KALI DIBACA

Sipir Lapas Kls II B Langsa Berhasil Jual 28 Kg Sabu Sisa 20, 5 Kg Disita BNN Pusat

Sipir Lapas Kls II B Langsa Berhasil Jual 28 Kg Sabu Sisa 20, 5 Kg Disita BNN Pusat
example banner

Langsa I Realitas – Sipir Lapas Kelas II B Langsa, Dusthur (36) dan istrinya, Nur Maida (31) diancam hukuman mati karena menjadi bandar narkotika jenis sabu sempat beredar di Indonesia yang diduga sindikat Kls Kakap dalam kasus peredaran Narkotika Jenis Sabu sabu.

Suami istri Kedua warga Aceh Timur itu diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor : 35 tahun 2009, tentang narkotika, dengan ancaman hukuman mati, ujar Arman Depari
Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari menungkapkan, ini hasil operasi BNN bekerjasama dengan Bea Cukai, TNI/Polri serta beberapa pihak lainnya.


“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama memberantas narkoba,” ujarnya saat menggelar konfrensi pers di kantor BNN Langsa, Jumat (11/10).
Lebih lanjut Arman Depari, menyebutkan hasil perkembanģan kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada pengiriman narkotika dari Malaysia ke perairan Aceh Timur dengan menggunakan boat. Selanjutnya tim BNN melakukan penyelidikan dan hasilnya dicurigai ada salah satu oknum ASN yang bertugas di Lapas Kls 2 B Langsa terlibat dalam peredaran gelap narkotika tingkat Nasional.
Kemudian, tim BNN memperdalam penyelidikan tersebut dan pada Senin (7/10) sekitar pukul 12.37 WIB, berhasil menangkap Dastur di Langsa, dari pengakuannya ada sabu di rumahnya. Kemudian tim pada hari yang sama tim BNN melakukan pengepungan di rumah Dasthur di Idi Rayeuk dan berhasil mengamankan istrinya, Nur Maida.

Lanjut Arman Depari, dari pengakuan istrinya, tim ditunjukan tempat penyimpanan sabu yang berada di sebelah lemari dapur rumahnya dan menemukan satu karung warna putih yang di dalamnya terdapat 19 kilogram sabu. Selanjutnya, Nur Maida kembali menunjukan sabu lainnya yang disimpan di dalam lemari dapur sebanyak 1 kg.


“Berdasarkan pengakuan tersangka, Dusthur, bahwa awalnya ia menerima sebanyak 48 kilogram sabu. Namun, saat ditangkap tersisa 20 kilogram dan sisanya 28 kilogram sudah didistribusikan ke Lhokseumawe, Langsa dan Medan. Petugas juga mengamankan mobil Honda Civic Nopol BK 6 RY, 2 unit Hp milik kedua tersangka,” pungkas Irjen Pol Arman Depari.


Kasus Narkotika yang terlibat Sipir Lapas Kls II B Langsa, pengungkapan keterlibatan sipir lapas didampingi Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjel Pol, Drs Faisal Abdul Naser, MH, Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Czi, Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M Tr (Han), Kepala BNN Langsa, AKBP Navri Yuleni, SH, MH dan Wakapolres Langsa, Kompol Budi Darma dan pejabat lainnya, ikut serta melihat pelaku dan berupa barang bukti.
Tim BNN terus mengusut kasus ini sampai tuntas.( H A Muthallib).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS