10219 KALI DIBACA

Pemusnahan Barang Haram Miras dan Ganja Hasil Operasi Lantamal XIV di lapangan apel Kantor Pomal Lantamal XIV

Pemusnahan Barang Haram Miras dan Ganja Hasil Operasi Lantamal XIV di lapangan apel Kantor Pomal Lantamal XIV
example banner

Sorong I Realitas – Pada hari selasa tanggal 08 Oktober 2019 pukul 09.40 Wit sampai dengan pukul 10.00 Wit, telah dilaksanakan pemusnahan barang haram Miras (minuman keras memabukkan) jenis Cap Tikus sebanyak 500 Liter dan Ganja sebanyak 166 gram hasil operasi Lantamal XIV di Lapangan Apel Pomal Lantamal XIV Jl.Yos Sudarso Sorong Barat, Kelurahan Kampung baru, Distrik Sorong kota, Kota Sorong.

Kegiatan pemusnahan barang haram ini disaksikan oleh para pejabat dan tokoh masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Laksma TNI Dadi Hartanto (Kepala Staf Koarmada III), Brigjend TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani (Komandan Lantamal XIV), Kolonel Marinir Soeharijadi (Wadan Pasmar-3), Kolonel Laut (P) Robertus T.Waskito (Wadan Lantamal XIV), Para Asisten Danlantamal XIV,  Kolonel Inf Albert Panjaitan (Kasi Intel Korem 181/PVT) dan turut disaksikan oleh Ketua terpilih DPRD Kota Sorong Erwin Ayal, S.IP, kemudian juga dihadiri oleh Rudi R. Laku (Asisten III Kota Sorong), Para Kadis dan Kasatker Lantamal XIV, Letkol Cpm Noerhadi, S.H (Dandenpom XVIII/Sorong),  Letkol Laut (PM) Golkar (Kasilidkrim Pomal Armada III), Mayor Marinir Welliam David.S.Halley (Pasiops Yonmarhanlan XIV, Kapten Inf Harpin (Pasiter 1804/Sorong), AKP Wisnu (Polres Kota Sorong), Mukminim (Navigasi Sorong), Afnil (KSOP Sorong), dan dihadiri pula oleh A. Werleru (Bea Cukai Sorong).

Dalam pelaksanaan pemusnahan barang haram minuman keras Cap Tikus dan ganja ini diperoleh setelah dilakukan operasi patroli di wilayah laut.

Dalam wawancaranya, Brigjend TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani selalu Komandan Lantamal XIV menjelaskan bahwa kegiatan operasi yang dilakukan oleh Lantamal XIV, ini merupakan sebagian dari upaya penegakan kedaulatan di laut oleh aparat TNI AL.

“Hasil dari operasi Ini merupakan sebagian kecil dari peredaran narkoba dan miras yang telah kita temukan dalam jangka waktu enam bulan. Dimungkinkan ini sebagian kecil dari peredaran narkoba dan miras yang masuk ke Sorong. Untuk pelaku masih belum kita temukan, kedepannya mungkin tidak pelakunya saja, namun perlunya regulasi dari pemerintah daerah berkaitan dengan peredaran miras mungkin itu yang paling penting,” terang Komandan Lantamal XIV Brigjend TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani.

Dirinya menjelaskan juga; “Beberapa kali kita melaksanakan operasi, untuk itu kita perlu sinergisitas dari pihak polisi, pemerintah dan masyarakat maritim serta peran serta dari para toga-tomas (tokoh Agama & tokoh masyarakat) bersama-sama memberantas peredaran minuman keras di Sorong. Harapan kita kedepan untuk generasi muda Sorong harus menanggapi tidak mengkonsumsi narkoba, miras dan membantu kita semua untuk memberikan informasi adanya kemungkinan masuknya miras ke sorong. Tentunya dengan kita bersama-sama memberikan dharma bhakti agar Sorong bersih dari minuman keras, ” pungkas Komandan Lantamal XIV Brigjend TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani dengan tegas.(PNG/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS