banner 700250

Diiming-imingi Jadi PNS, Guru Honorer di Pandeglang Ditipu hingga Rp60 Juta

oleh -9.201 views

IDUL FITRI

PANDEGLANG I Realitas – Seorang guru honorer di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, tertipu puluhan juta rupiah setelah diiming-imingi menjadi PNS. Korban menyetorkan uang tersebut kepada oknum pegawai kecamatan yang mengaku bekerja di badan kepegawaian daerah (BKD) provinsi.

Korban, Suhendar, guru honorer di SDN Gombong 2, Desa Gombong, Kecamatan Panimbang. Dia sudah 16 tahun menjadi guru honorer sejak 2003, dan berharap dapat diangkat menjadi pegawai negeri atau PNS.

“Awalnya saya ketemu dia lewat teman, guru di SDN Gombong 1. Katanya ada Pak SL (pelaku) di rumahnya, dan sedang membahas masalah pengangkatan honorer K2,” kata Suhendar kepada wartawan, di SDN Gombong 2, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (22/10/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung pada 2014 silam, korban kemudian bertransaksi uang Rp60 juta sebagai syarat diloloskan menjadi CPNS. Kedua pihak antara korban dan pelaku lalu membuat surat perjanjian tertulis yang ditandatangani di atas materai. Pelaku mengaku bersedia membantu korban, meski tak lolos tes CPNS.

Menurut korban, awal-awal setelah korban menyetorkan uangnya ke pelaku, keduanya masih kerap berkomunikasi. Satu tahun kemudian, Suhendar pun mulai bertanya-tanya mengenai nasibnya yang dijanjikan naik status menjadi CPNS. Sebab, uang Rp60 juta sudah disetorkan, namun kabar baik tersebut belum juga datang.

“Karena ini kan cara pintas, masa saya harus menunggu lama. Jadi tanya ke dia langsung,” ujar guru matematika ini.

Tidak lama setelahnya, kata dia, pelaku SL mulai sulit ditemukan. Suhendar yang akhirnya mengetahui kantor pelaku ternyata di Kecamatan Panimbang, mulai mengecek keberadaan SL. Sayangnya, pelaku sulit ditemui, dan staf di sana menyebut, SL sedang tidak masuk kantor atau dinas ke kabupaten.

Korban pun merasa tertipu. Dia lantas menemui rekannya yang dulu mempertemukan dia dengan SL. Ternyata guru honorer di SDN Gombong 1 itu juga menjadi korban penipuan serupa. Dia meyakini, banyak korban lainnya yang terkena tipu daya SL selama ini dengan modus menjanjikan pengangkatan honorer.(IN/Red)