84019 KALI DIBACA

Saksi Kasus ‘Mayat Ranjang’ Bekali Terdakwa Rp 2 Juta Untuk Kabur

Saksi Kasus ‘Mayat Ranjang’ Bekali Terdakwa Rp 2 Juta Untuk Kabur
example banner

Palembang I Realitas – Sidang lanjutan kasus ‘Mayat Ranjang’ yang menjerat anggota TNI Prada DP sebagai terdakwa di Peradilan Militer I-04 Palembang menghadirkan Elsa Eliza, tante dari Prada DP, sebagai saksi. Fakta baru terungkap, sebelum kabur ke padepokan di Banten, terdakwa dibekali uang sebesar Rp 2 juta.

 

Hal tersebut diungkapkan Elsa dalam kesaksiannya di pengadilan. Ia mengaku mendapat kabar dari Dodi Karnadi, kakak iparnya, kalau Prada DP berada di Sungai Lilin.

Saat itu, kata Elsa, ia mendapat telepon yang memintanya untuk datang ke rumah Dodi. Saat tiba, ia melihat Imam (saksi kunci yang wafat), dan terdakwa Prada DP duduk di ruang depan rumah Dodi.

 

“Saat itu Prada DP langsung memeluk saya dan meminta maaf. Saya tanya kepada dia kenapa lari dari pendidikan militer. Namun dia hanya menjawab tante tidak tahu masalahnya, kemudian dia tidak mau bicara,” kata Elsa saat memberikan kesaksian di pengadilan.

Saat itu, Elsa juga sempat menanyakan keberadaan Fera kepada Prada DP. Sebab orang tua dari Fera mengabarkan kalau anaknya menghilang tanpa kabar sejak dua hari lalu. Namun, Prada DP mengaku tidak mengetahui keberadaan Fera.

“Dia cuma bilang tidak tahu,” katanya.

 

Kemudian, setelah kurang lebih satu jam bertemu di rumah Dodi, Elsa bersama suaminya memutuskan untuk pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, Elsa diberitahu suaminya kalau Prada DP mengaku telah membunuh Fera.

“Saat di jalan pulang saya baru tahu kalau dia sudah membunuh Fera,” katanya.

 

Hal itu membuat Elsa panik hingga kemudian menghubungi ibu Prada DP untuk datang ke Sungai Lilin, di kediaman mereka. Orang tua Prada DP akhirnya tiba dari Palembang sekitar pukul 21.00 WIB, tujuannya ingin menjemput Prada DP.

Akan tetapi, saat di perjalanan pulang menuju Palembang, mendadak di tengah jalan saksi Dodi dan Prada DP minta untuk diturunkan tanpa alasan yang jelas. Sedangkan saksi Imam langsung pulang menggunakan motor.

 

Dodi pun sempat meminta uang sebesar Rp 2 juta kepada Elsa. Uang tersebut akan diberikan ke keponakannya itu sebagai biaya hidup selama pelarian.

“Dua minggu usai pertemuan itu, saya baru tahu kalau dia ada di Banten, tapi alamatnya persisnya saya tidak tahu,” katanya. (Kmp/Red/Irfan)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS