17819 KALI DIBACA

Merasa Difitnah, Pria Ini Kirim Surat Terbuka Kepada Presiden

Merasa Difitnah, Pria Ini Kirim Surat Terbuka Kepada Presiden
example banner

Nagan Raya I Realitas – Ditetapkan sebagai pembunuh istrinya sendiri pada hari kamis (15/6/2017) silam di perumahan PT Socpindo Seumayam Nagan Raya,Aceh. Pria Ini kirim surat terbuka kepada presiden dan wakil presiden, (8/8/019).

Pria yang bernama lengkap Junaidi Bin Ilyas alias Junaidi yang ditahan seumur hidup di Lapas Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat atas dakwaan pembunuhan berencana.

Ia menyatakan bahwa ia difitnah oleh adik sepupunya sendiri atas pembunuhan itu sehingga ditahan di lapas kelas II B Meulaboh, Ia juga menyebutkan istrinya dibunuh dalam keadaan berpuasa dan akan mengkhatamkan Al-qur’an tiga juzz, ditemukan tewas dalam keadaan telanjang.

 

Dalam suratnya tersebut ia menceritakan yang dialaminya didalam jeruji besi yang sangat menyiksa “Adek sepupu saya memfitnah saya. hingga saya disiksa oleh pihak keamanan dengan tangan dan kaki saya diborgol, mata dan muka saya ditutup, saya diterlanjangi, dimulut saya disiram dengan air dari sanyo,  paha saya dipukul dengan bambu pecah, perut saya dipijak-pijak, dan dimulut saya dimasukkan buah pinang, setelah saya disiksa, saya ditelungkupkan ketanah, kemudian betis saya sebelah kiri ditembak, Dengan pengakuan palsu adek sepupu saya hingga saya dihukum seumur hidup di LP KLS 11B moulaboh aceh barat”, Sebut junaidi dalam Suratnya.

Dalam suratnya tersebut juga ia memohon kepada presiden agar di PK kasus yang dialaminya “Saya memohon kepada bapak presiden. dan bapak wakil presiden agar kasus pembunuhan istri saya ini di PK lagi, bila perlu kuburan istri saya dibongkar lagi pun saya ijinkan.

Agar kebenaran saya terungkap,  Dan pembunuh istri saya yg sebenar nya pun kita temukan.

hanya ini yg dapat saya sampai kan. saya mohon kepada teman teman agar sudi kira nya menyebarkan postingan saya ini agar pak presiden tau dan pemerintah di seluruh indonesia ini mengetahui segera agar bisa diambi tindakan agar saya bisa menemukan keadilan di negeri kita NKRI ini” Permohonan dalam surat terbukanya.

 

(Red/*)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS