20919 KALI DIBACA

Kurangnya Air Bersih, Warga Lamkuweuh Gelar Aksi Bongkar Meteran PDAM

Kurangnya Air Bersih, Warga Lamkuweuh Gelar Aksi Bongkar Meteran PDAM
example banner

Banda aceh I Realitas – Warga Gampong Cot Lamkuweuh Kecamatan Meraxa Kota Banda Aceh menggelar aksi protes dengan membongkar meteran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy pada pukul 08.00 Wib pagi hari tadi,(5/8/2019) di Gampong setempat di Banda Aceh.

Warga merasa kecewa dengan Walikota Banda Aceh yang tidak bisa menuntaskan persoalan air bersih khususnya di Gampong Cot Lamkuweuh Kecamatan Meraxa Kota Banda Aceh.

Warga Cot Lamkuweuh sudah lebih kurang dua tahun tidak tidur malam sibuk menunggu tetesan air bersih dari PDAM Tirta Daroy. Karena selama ini warga setempat harus menjadi pilihan menggunakan air untuk mandi dan masak tepaksa membeli air dari jerigen keliling.

Oleh karenanya warga meminta kepada Walikota Banda Aceh menepati janji masa kampanyenya akan menuntaskan persoalan air bersih di Kota Banda Aceh. Dengan membawa bongkaran meteran air PDAM untuk di kumpulkan di pintu gerbang masuk Gampong Cot Lamkuweuh, Dimana warga juga memasang berbagai poster dan spanduk bertuliskan dengan meminta janji Walikota saat penyampaian visi misi kampanyenya dulu.

Bahkan tak sedikit spanduk yang di usung oleh warga baik yang laki-laki mau para perempuan yang bertuliskan nada bernuansa amarah, ” Bek Neu Pike Baye Ile, Neu Pike Ie PDAM Kiban Cara Beu lancar, Bek RP Lam Ulee, ” (Jangan yang di pikir Bayar dulu, Coba Pikir Gimana Caranya Air PDAM Supaya Lancar, jangan hanya cuma uang di Kepala),tulisan di poster.

Salah seorang warga lamkuweuh menyatakan pendapatnya “Kita kecewa, untuk mandi  dan memasak kami harus beli air dari penjual air keliling, Mana janji Walikota Banda Aceh Aminullah Usman. Kata Asmiati dalam orasinya

“ kita saat ini butuh air, bukan butuh janji, kami tidak minum dan mandi dengan janji”. Sambung Asmiati,(5/8/2019)

Aksi yang mendapat perhatian para Muspika Meraxa tersebut di jumpai oleh Camat Kecamatan Meraxa Ardiansyah S. STP, M.Si pihak Koramil dan Polsek.

Sebelumnya Keuchik Gampong Cot Lamkuweuh Asrizal. S. Sos bersama peserta aksi menduga mereka tidak dapat menikmati air bersih PDAM selama ini kemungkinan di sebabkan oleh faktor efek dari pada Hotel Permata Hati,tapi dugaan tersebut di bantah oleh pemilik Hotel Dr Marzuki saat di temui di Hotel yang bersangkutan (5/8) Minggu usai dari akai unjuk rasa.

Warga memberi limit waktu sampai Lebaran Idul Adha, dan meminta kepada Camat Meraxa Ardiansyah supaya persoalan ini dapat di sampaikan pihak PDAM. Sekiranya limit waktu belum ada sebuah komitmen warga Gampong Cot Lamkuweuh mengancam akan mendatangi Kantor Walikota nanti dengan warga (massa)  yang lebih banyak lagi.

Saat di temui wartawan Dr.Marzuki mengatakan, persoalan warga Gampong Cot Lamkuweuh tidak menikmati air PDAM selama ini, sungguh itu tidak ada persoalan atau hubungan dengan kami selaku manajemen Hotel. Kami sendiri juga tidak ada air yang di suplay dari PDAM,kami saja terpaksa membeli air sendiri dari mobil tangki. Untuk air kebutuhan yang kami butuhkan  selama ini sangatlah pantastis besar setiap harinya mencapai 12 mobil tangki per hari dengan nominal anggaran mencapai Rp. 70.000.000 per bulan, jelas Marzuki.

Sementara Camat Meraxa Ardiansyah S, STP.  M. Si mengatakan bahwa setelah kita koordinasi dengan Pak Walikota dan pihak PDAM bahwasanya ini memang jadi prioritas untuk mengfungsikan jaringan air ke semua rumah penduduk yang ada di Cot Lamkuweuh dan sekitarnya, tapi itu bukan semudah kita untuk membalik tapak tangan.

Pun demikian, saya selaku camat akan menyampaikan semua persoalan ini, terutama kepada Bapak Walikota dan Pihak PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh, imbuh Ardiansyah.

Dirut PDAM Tirta Daroy T. Novizal Aiyub saat di komfirmasi wartawan sebelumnya mengatakan,Cot Lamkuweuh dari dulu tidak pernah ada air. Tapi saat saya menjabat di Tirta Daroy sudah mulai ada, walaupun belum seperti yang diinginkan. Sekarang kita sedang membangun Booster Pump Reservoir di taman sari untuk memberi tekanan kewilayah ujung pelayanan termasuk untuk Cot Lamkuweuh,kata Ampon Yub.(Syafrizal/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS