34819 KALI DIBACA

Sapi Bobot 1,2 Ton antar Abdya Jadi Juara Umum Expo Ternak Se Aceh

Sapi Bobot 1,2 Ton antar Abdya Jadi Juara Umum Expo Ternak Se Aceh
example banner

Blangpidie I Realitas – kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dinobatkan sebagai juara umum Expo Ternak ke 10 se Provinsi Aceh yang berlansung dalam ajang lomba memperingati Bulan Bakti Peternakan Tahun 2019 di Lapangan Palau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabapten Abdya yang dibuka sejak Kamis (11/7) hingga Minggu (14/7).

Bulan Bakti Peternakan tersebut ditutup langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah sekaligus menyerahkan piala juara umum dan bergilir serta bonus uang tunai kepada Bupati Abdya, Akmal Ibrahim didampingi Wakil Bupati Abdya Muslizar MT dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya drh Nasruddin.

Dalam pergelaran Expo Ternak ke 10 itu, ajang yang diperlombakan berupa Sapi Aceh, Kerbau, Kuda, Sapi hasil inseminasi buatan (Sapi Bali, Brahman, Brangus, Limousin dan Simental) serta Kambing Peranakan Etawa (PE). Disamping perlombaan ternak, juga memperlombakan pameran pembangunan peternakan, asah terampil, lomba burung berkicau dan jalan santai. Dalam perlombaan itu, Abdya memiliki Sapi seberat 1,2 Ton hingga mengalahkan kab/kota lainnya.

“Expo Ternak ini diikuti 23 Kabupaten/Kota se Aceh, dengan jumlah ternak sebanyak 113 ekor untuk semua kategori. Jumlah peternak ada sekitar 132 orang dan pendamping secara keseluruhan sebanyak 453 orang,” sebut Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi MSi dalam laporan penutup kegiatan expo yang turut dihadiri Ir Sri Widayati MMA selaku Direktur Pakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI.

Pada kesempatan itu, Direktur Pakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Sri Widayati mengatakan, bahwa dalam beternak, tidak hanya melihat jumlahnya saja, namun juga perlu memikirkan kualitas ternak itu sendiri. “Dengan expo ternak ini, secara tidak lansung kita telah mempromosikan kepada masyarakat akan pentingnya beternak,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk Abdya, sebagai tempat sekaligus lokasi pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan tahun 2019. Menurutnya, memelihara sapi 2 hingga 3 ekor itu bisa meningkatkan pendapatan. Tapi sayangnya, budaya beternak ditingkat masyarakat saat ini belum bagus diminati.

“Maka dari itu, kita akan terus meningkatkan disektor peternakan. Apalagi, harga daging di Aceh termahal di dunia dan Abdya tempat paling termahal itu,” katanya.

Untuk mendukung program peternakan tersebut, Bupati Abdya telah membuat surat keputusan (SK) lahan datar yang akan digunakan beternak sapi. Dimana, pada lokasi itu sudah ada rumah tinggal untuk peternak termasuk akses jalan yang sudah memadai. “Saya mohon dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun provinsi agar cita-cita menjadikan Abdya penghasil ternak bisa terwujud. Sehingga harga daging di Abdya akan meringankan masyarakat,” demikian tandasnya.

Dalam mementum Bulan Bakti Peternakan itu juga, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengapresiasi apa yang sudah dicanangkan oleh Dinas Peternakan Aceh untuk meningkatkan animo beternak bagi masyarakat. Katanya, sangat tidak mengherankan kalau Aceh mendapat rangking tiga secara nasional terhadap insiminasi buatan. “Kami berharap Kementan RI melalui Direktur Pakan, agar mempu menjadikan Aceh sebagai sektor peternakan. Terutama untuk Kabupaten Abdya yang telah membuat terobosan baru dibidang peternakan yang justru belum ada di kabupaten/kota lainnya, seperti Ayam KUB yang sudah menjadi primadona di Abdya sekarang ini. Terima kasih, saya ucapkan kepada Bupati Abdya,” tutur Nova dalam sambutannya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS