Pelaku Bunuh Junjung Setelah Menolak Berhubungan Sesama Jenis

oleh -32.489 views

IDUL FITRI

Riau I Realitas – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau mulai mengungkap motif pembunuhan Junjung Siregar, (21), mayat yang ditemukan terkubur tak wajar di belakang rumah warga di Desa Petani Kecamatan Bunut pada Jumat (5/7/2019) pekan lalu.

Berdasarkan hasil penyidikan Satreskrim Polres Pelalawan tersangka AM (45) mengakui membunuh korban Junjung Siregar.

Kemudian jenazahnya dikubur dengan kondisi telungkup dan tak mengenakan pakaian di belakang rumah warga.

Padahal keduanya merupakan rekan kerja yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

“Sejak tersangka AM diamankan, ia sudah mengakui sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban. Motifnya telah kita bongkar,” tutur Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, kepada tribunpelalawan.com, Senin (8/7/2019).

BACA JUGA..  Forkopincam Puhpelem Hadir Dalam Pendistribusian BST

Bedasarkan hasil introgasi pelaku mengakui bahwa telah membunuh korban lantaran korban menolak untuk diajak berhubungan sesama jenis di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah selesai beekrja.

AM juga mengakui mengidap kelainan seksual yang tertarik kepada sesama jenis.

Ia tertarik kepada laki-laki alias homoseksual.

Namun korban menolak ketika pelaku merayu melakukan hubungan seksual sejenis, karena Junjung merasa masih normal dan tidak tertarik dengan sesama jenis.

BACA JUGA..  Ikuti Jejak Suami dan Anak, Ibu di Luwu Timur Jadi Bandar Sabu

Hingga pembunuhan tragis itu terjadi dan nyawa pemuda asal Sosa Kecamatan Tanah Tinggi itu melayang.

“Pelaku mengaku tertarik dengan sesama jenis. Bagaimana cara pelaku membunuh, itu sedang diurut kronologisnya,” tambah Kaswandi.

Seperti diketahui, warga Dusun Betung Satu Desa Petani Kecamatan Bunut dihebohkan dengan penemua nmayat seorang pria yang dikubur di belakang rumah warga bernama Nur Arifin.

Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi dan melakukan evakuasi terhadap korban bernama Junjung Siregar.

BACA JUGA..  Bersama Warga, Satgas Yonif 407 Mudahkan Akses

Ia diduga korban pembunuhan yang dikuburkan secara tidak wajar dimana kondiisnya tertelungkup dan telanjang.

Setelah Satreskrim Polres Pelalwan dan Polsek Bunut melakukan penyelidikan, bukti-bukti dan keterangan saksi yang didapat mengarah ke rekan kerja korban berinisal AM.

Hanya empat jam lebih dari penemuan mayat, polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yakni AM.

Tersangka diringkus di rumahnya di Jalan Ambisi Kecamatan Pangkalan Kerinci yang kemudian digiring ke Mapolres dan ditahan. (Tribun/Nrl)