31219 KALI DIBACA

Mantan Walikota Banda Aceh, Illiza Diundang Sebagai Peserta Program Kepemimpinan Wanita Internasional Di AS

Mantan Walikota Banda Aceh, Illiza Diundang Sebagai Peserta Program Kepemimpinan Wanita Internasional Di AS
example banner

BANDA ACEH I Realitas – Mantan wali kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal terpilih dan diundang sebagai salah seorang peserta program International Visitor Leadership (IVLP)—sebuah program yang dikelola dan dibiayai oleh Departemen Luar Negeri AS.

Program IVLP yang akan diikuti Illiza tahun ini bertajuk Women and Political Participation, dilaksanakan di Amerika Serikat pada 22 Juli sampai 9 Agustus 2019.

“Insya Allah saya berangkat pada Sabtu pagi (20/7/2019) dari Jakarta,” kata tokoh wanita asal Aceh yang terpilih sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024, menjawab Serambinews.com, Sabtu (19/7/2019).

Illiza menyebutkan, ada enam perempuan Indonesia—termasuk dirinya—yang diundang mengikuti program IVLP 2019.

Lima lainnya yaitu Maryanti Herlina Adoe (Chairman General Election Commission of East Nusa Tenggara), Titi Anggraini Dialmi (Executive Director Association for Elections and Democracy/Perludem Jakarta), Listyowati (Chairperson Kalyanamitra, Jakarta), Suharti (Director Rifka Annisa Women’s Crisis Centre, Yogyakarta), dan Heni Susilawati (Chairwoman General Election Commission in Kuningan Municipality, West Java).

Mengutip informasi dari IVLP, Illiza mengatakan, tokoh wanita Indonesia yang mendapat undangan untuk mengikuti program tersebut dinilai memiliki peran penting dan pengaruh di tingkat nasional.

Forum IVLP itu sendiri adalah program untuk bertukar pikiran, wawasan, dan informasi para profesional yang terkait dengan topik program.

Melalui program ini juga terbuka kesempatan membangun jejaring dengan rekan sejawat di Amerika.

“Di forum itu kami akan berdiskusi dan berdialog interaktif dengan rekan sejawat di AS seperti dari unsur pemerintah, swasta, akademisi, media, lembaga swadaya masyarakat dan berbagai komunitas/organisasi tingkat nasional maupun lokal,” kata politisi PPP tersebut.

Illiza juga mengatakan melalui program tersebut memungkinkan dia dan peserta lain menimba ilmu dan berbagi pengalaman terkait pengembangan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup, dan peningkatan kepedulian masyarakat dalam membantu program pemerintah.

“Program IVLP juga membahas dunia politik, misalnya bagaimana meningkatkan keterwakilan perempuan di legislatif, eksekutif, dan bidang lainnya,” ujar Illiza sambil memohon doa dari masyarakat Aceh pada khususnya untuk kelancaran perjalanan dan kesuksesan program yang akan dia ikuti. “Insya Allah saya kembali ke Indonesia pada 12 Agustus 2019,” demikian Illiza binti Saaduddin Djamal. (Tribun/Nrl)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS