29019 KALI DIBACA

Kecelakaan Lalu Lintas Di Tiga Daerah, Tiga Tewas

Kecelakaan Lalu Lintas Di Tiga Daerah, Tiga Tewas
example banner

BIREUEN I Realitas – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di jalan nasional. Kali ini, kecelakaan di tiga kabupaten dalam dua hari terakhir menyebabkan tiga orang tewas. Laka lantas tersebut masing-masing terjadi di wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, dan Aceh Jaya.

Dari Bireuen dilaporkan, M Saleh Husen (35), warga Desa Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, meninggal dunia setelah sepeda motor (sepmor) Scoopy BL 3857 NAG yang dikendarai menabrak bagian belakang truk pengangkut besi. Tabrakan maut itu terjadi di Jalan Banda Aceh-

Medan, kawasan Desa Blang Mee Timu, Kecamatan Jeunieb, Sabtu (20/7) sekitar pukul 17.05 WIB.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi, melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Soeharto, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, kejadian itu berawal saat mobil Ransus Mitsubishi Self Loader BL 9514 Z yang disopiri Muzakkir (50), warga Desa Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Bireuen, mengangkut besi dari Banda Aceh dengan tujuan Medan. Sementara sepmor yang dikendarai M Saleh juga melaju dari arah yang sama dan berada di belakang truk tersebut.

Belum diketahui penyebab hingga Scoopy itu menabrak bagian belakang truk yang membuat korban M Saleh terpental ke badan jalan. Diduga, saat itu sepmor matik tersebut tersenggol badan truk samping kanan, sehingga pengendaranya terjatuh dan terlindas dengan ban belakang mobil tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala hingga tak sadarkan diri. Tidak lama kemudian M Saleh mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Setelah itu, jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Jeunieb untuk divisum.

Tabrak Lari
Sementara itu, pengendara sepmor jenis Honda Beat BL 5455 DAN, M Rizal (18), remaja asal Gampong Buket Kareung, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, meninggal dunia akibat menjadi korban tabrak lari di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Gampong Matang Pineung, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Sabtu (20/7) pukul 23.00 WIB. “Korban diduga ditabrak oleh mobil penumpang yang belum diketahui identitasnya. Sebab, saat ditemukan warga di lokasi kejadian, korban sudah meninggal dunia,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kasat Lantas, Iptu Ritian Handayani, kemarin.

Adapun kronologi kejadian, menurut Kasat Lantas, pada malam itu sepmor yang dikendarai M Rizal melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan dengan kecepatan sedang. Sementara di belakangnya melaju mobil penumpang yang belum diketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepmor mengurangi kecepatan karena jalan bergelombang. Sedangkan mobil penumpang yang belum diketahui identitasnya di belakang berusaha mendahului.

“Karena saat hendak mendahului, posisi mobil itu terlalu dekat dengan sepmor maka pengendara Honda Beat tersenggol. Setelah terjatuh di badan jalan, korban disambar oleh mobil penumpang yang melaju dari arah Medan tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka berat dan kemudian meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Iptu Ritian Handayani. Sementara mobil penumpang yang menabrak korban langsung tancap gas dan meninggalkan korban di lokasi. Kemudian, warga setempat mengevakuasi jenazah korban.

24 Jam 3 kecelakaan
Sedangkan di Aceh Jaya, dalam waktu 24 jam terjadi tiga laka lantas di lintas Banda Aceh-Meulaboh. Akibatnya, seorang pemotor meninggal dunia. Kecelakaan pertama terjadi pada Sabtu (20/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB ketika sepmor jenis Honda Revo BL 3963 T menabrak truk yang sedang parkir di jalan, kawasan Desa Kuta Tuha, Kecamatan Panga, Aceh Jaya.

Dalam kecelakaan itu, pengendara sepmor bernama Rian Toni (27), warga Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di kepala.

Kecelakaan kedua yaitu mobil Mitsubishi Pajero Sport terbalik di Km 83,5, kawasan DesaKuala, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya, pada Minggu (21/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, empat penumpang mengalami luka-luka. Mereka adalah M Nasir (40), warga Desa Lamtheun Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Arnita Aidil (38) dan Afrizal Amri (40), keduanya warga Desa Reuloh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, serta Khudri (27), warga Desa Lhok Igeuh, Kecamatan Tiro, Pidie. Bahkan, Afrizal dan Arnita harus dirujuk ke Banda Aceh karena mengalami luka berat.

Kecelakaan terakhir yang juga terjadi pagi kemarin menimpa mobil Mitshubishi Fuso BL 8515 OC. Truk yang mengangkut tabung gas itu terbalik di Km 109, kawasan Gunung Keumala, Desa Lhok Kruet, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya. Sopir truk, Yusri (28), warga Desa Meunasah Paku, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, selamat dalam musibah tersebut.

Kapolres Aceh Jaya, AKBK Eko Purwanto, melalui Kasat Lantas Iptu Iswandi menjelaskan, ketiga laka lantas di wilayah hukum pihaknya terjadi akibat cuaca ekstrem. “Pajero Sport terbalik karena melintasi genangan air, sementara truk pengangkut tabung gas terbalik akibat oleng karena saat itu jalan licin diguyur hujan,” tandasnya. Iptu Iswandi berharap kepada semua pengguna jalan yang melintasi wilayah Aceh Jaya agar selalu berhati-hati mengingat saat ini cuaca ekstrem sedang melanda kawasan itu.(Tribun/Nrl)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS