23819 KALI DIBACA

Demi Biaya Pengobatan Tumor Otak Anaknya, Seorang Ayah Menjual Ginjalnya

Demi Biaya Pengobatan Tumor Otak Anaknya, Seorang Ayah Menjual Ginjalnya
example banner

Karimun I Realitas – Sebuah foto viral di media sosial memperlihatkan seorang pria menawarkan ginjalnya untuk biaya kesembuhan anaknya yang sedang mengidap tumor otak.

Pria bercelana pendek itu berdiri di pintu masuk Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sambil membawa kertas berukuran besar yang digantung di lehernya.

Kertas itu bertuliskan “Jual Ginjal. Saya Jual Ginjal Saya Untuk Pengobatan Anak Saya Sakit Tumor Otak”.

Setelah ditelusuri, pria dalam foto tersebut merupakan Eli Kristanto (59), warga RT 006 RW XI Teluk Air Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Saat dihubungi, Eli bercerita sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk membiayai kesembuhan putranya, Elandra Wiguna (23) yang divonis mengidap tumor otak.

Eli mengaku sudah sangat maksimal melakukan pengobatan untuk anaknya.

Namun, sampai saat ini belum ada hasil yang memuaskan.

Sudah banyak biaya yang telah dikeluarkannya untuk pengobatan putranya itu.

Hingga akhirnya Eli memutuskan untuk menjual ginjalnya demi kesembuhan putranya tersebut

Eli mengaku, bantuan dari pemerintah melalui BPJS Kesehatan sudah pernah diterimanya.

Namun, karena keterbatasan aturan, sehingga pengobatan yang dilakukan menggunakan asuransi kesehatan milik negara itu tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Begitu juga dengan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, meski sempat ditanggung, hal itu juga tidak berjalan maksimal.

“Makanya saya ambil inisiatif mencari biaya pengobatan dengan menjual ginjal saya”.

“Di pikiran saya hanya semata-semata agar putra saya sembuh, biar dia bisa meraih masa depannya sama seperti anak-anak seusianya,” kata Eli, Senin (1/7/2019).

Eli mengaku dirinya nekad dan buang malu berdiri di depan pelabuhan menjajakan ginjalnya karena sudah bingung harus kemana lagi untuk mencari uang untuk biaya pengobatan anaknya.

Hal itu dia lakukan dengan harapan ada donatur yang mau membeli ginjalnya.

Lagi pula setiap harinya pelabuhan banyak dikunjungi masyarakat, baik itu warga Karimun maupun warga dari luar daerah.

“Mudah-mudahanlah apa yang telah saya lakukan ini berdampak baik bagi penyembuhan anak saya,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Karimun langsung ke rumah dan membawa putranya ke RSUD M Sani untuk diberikan perawatan.

Tidak saja itu, sejumlah instansi lainnya juga sudah banyak yang datang memberikan bantuan, diantaranya Polres Karimun yang dipimpin langsung kapolres.

“Saya berharap doa dari warga Kepri atas kesembuhan anak saya ini, karena saya menaruh besar harapan kepada putra saya ini agar bisa menjadi orang yang berguna untuk orangtua, keluarga, masyarakat sekitar maupun untuk bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Karimun AKBP Hengky menilai langkah yang ditempuh Eli untuk menjual ginjal lantaran kekurangan biaya sangat miris.

Untuk itu, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya beserta rombongan langsung mendatangi kediaman Eli.

“Kedatangan kami kemarin ntuk menjenguk langsung kondisi Elandra sekaligus memberikan bantuan agar dapat meringankan beban keluarga,” kata Hengky.

Hengky juga menyampaikan rasa simpatinya kepada pihak keluarga dan berharap pihak keluarga untuk tetap sabar, serta berdoa untuk kesehatan Elandra agar bisa kembali sembuh dan dapat berkumpul lagi bersama keluarga.(Tribun/Nrl)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS