23819 KALI DIBACA

Jelang Putusan MK, 8 Ribu Personel TNI-Polri Siap Amankan Gedung KPU

Jelang Putusan MK, 8 Ribu Personel TNI-Polri Siap Amankan Gedung KPU
example banner

JAKARTA I Realitas – Jelang putusan sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Purnomo dan Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono hari ini berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebanyak 8.000 personel gabungan Polri-TNI dikerahkan untuk melakukan penjagaan di kantor KPU. “Ini kan rangkaian kegiatan. Nanti setelah ada putusan di MK, itu akan beralih ke KPU, kita berkoordinasi bagaimana kita melakukan pengamanan di KPU, ”jelas Jenderal Bintang Dua di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol. Selasa (25/6/19)

Meminta Kepolisian dari Brimob dan TNI tetap bersiaga. Ada yang di dalam gedung, ada juga yang di luar. Terlibat pintu masuk dijaga ketat oleh petugas pengamanan dalam (Pamdal) KPU yang didampingi aparat TNI-Polri. Sapapun yang harus masuk ke harus melalui detektor logam dan diminta memeriksa barang bawaan.

Sementara untuk Jalan Imam Bonjol tepat di depan pintu gerbang KPU RI melakukan penutupan menggunakan pagar kawat berduri. Namun, lalu lintas masih berjalan normal. Beberapa tenda pengamanan pun dibuat di trotoar untuk pribadi TNI-Polri.

“Kalau personel nanti kita siapkan lebih kurang dari lima ribu orang itu di KPU pada saat nanti akan ada penetapan di KPU setelah putusan Mahkamah Konstitusi,” jelas Kapolda.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/19) yang dihadiri semua pihak dari pemohon, termohon dan terkait. Usai diputuskan maka fokus pengamanan di KPU yang akan melakukan penetapan hasil Pilpres sesuai putusan MK. (bg / sw / hy/Nrl)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS