30619 KALI DIBACA

JARI Desak Kemenkumham Hukum Sipir Pelaku Penganiayaan

JARI Desak Kemenkumham Hukum Sipir Pelaku Penganiayaan
Ketua Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI), Safaruddin ,SH
example banner

Jakarta | Realitas – Ketua Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI), Safaruddin ,SH, mendesak Kementerian Hukum dan HAM memberikan sanksi hukuman kepada sipir yang terlibat dalam penganiayaan napi yang di pindahkan ke Nusakambangan pada April lalu karena telah bertindak secara brutal, kejam dan tidak manusiawi, sebagaimana terekam dalam video yang viral di masyarakat saat ini, Jum’at (03/04/2019).

“Tindakan sipir tersebut yang menyiksa narapidana yang di pindahkan ke LP Nusakambangan pada April lalu kami nilai, termasuk tindakan kejam yang serius, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat manusia”, ujar Safaruddin.

JARI meminta Kementerian Hukum dan HAM untuk mempublikasikan nama sipir yang terlibat dan sanksi apa yang di berikan terhadap sipir tersebut, ini penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merasa marah terhadap perilaku sipir dalam vidio yang viral tersebut, apalagi bagi masyarakat yang keluarganya sedang menjalani masa penahanan di penjara.

Namun “Kami minta kepada Menteri Hukum dan HAM selain sanksi pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), agar mereka juga mendapatkan sanksi pidana dan di jebloskan juga ke LP di Nusakambangan agar mereka juga merasakan apa yang di rasakan oleh napi yang di aniaya”, tegas Safaruddin.

JARI akan mengawal kasus penganiyaan napi ini sampai tuntas, “kita tidak ingin Lapas sebagai tempat pembinaan warga negara yang melanggar hukum dan di bina untuk menjadi baik selama menjalani masa pembinaan justru menjadi tempat objek penganiayaan oknum sipir, oleh karena itu, kami menunggu hasil penindakan dari Kementerian Hukum dan HAM atas kasus penganiyaan ini sesegera mungkin untuk menjawab keresahan masyarakat atas video yang beredar tersebut”, tutup Safaruddin. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS