26219 KALI DIBACA

Dari 16 Parpol Peserta Pemilu di Abdya, Hanya 7 Ikut Pelatihan Saksi

Dari 16 Parpol Peserta Pemilu di Abdya, Hanya 7 Ikut Pelatihan Saksi
Foto: Syahrizal Panwascam disetiap kecamatan dalam Kabupaten Abdya memberikan pembekalan kepada para saksi Parpol di wilayahnya masing-masing, Selasa (9/4/2019)

Blangpidie | Realitas – Dari 16 partai politik (Parpol) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang menjadi peserta Pemilu 2019, hanya 7 (tujuh) parpol saja yang ikut pelatihan saksi setelah mengirimkan data ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) setempat hingga 30 Maret 2019.

Ketua Panwaslih Abdya, Ilman sahputra, kepada wartawan, Selasa (9/4/2019) membenarkan bahwa hanya tujuh parpol saja yang telah mengirimkan data saksi ke sekretariat Panwaslih Abdya yang beralamat di Desa Keude Paya, Blangpidie.

Dimana, katanya, setiap Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) sudah melaksanakan pelatihan saksi itu disetiap kecamatan masing-masing sejak tanggal 7 April 2019 lalu.

“Pelatihan itu akan berakhir pada tanggal 10 April esok. Dari 16 Parpol yang mejadi peserta Pemilu di Abdya, hanya tujuh saja yang ikut pembekalan saksi,” kata Ilman yang juga selaku Kordiv SDM dan Organisasi Panwaslih Abdya.

Sebelumnya Panwaslih sudah menyurati dan membuat pertemuan dengan pengurus Parpol terkait permintaan data saksi masing-masing Parpol sebanyak satu orang per TPS. Jika dirincikan, per Parpol harus mengirimkan 427 nama saksi.

Akan tetapi, hingga batas akhir tanggal 30 Maret 2019 lalu, cuma tujuh parpol dengan total keseluruahn 2.437 saksi.

“Untuk seluruh kecamatan di Abdya, kita hanya memberikan pembekalan untuk 2.437 saksi saja, sementara untuk sembilan Parpol lainnya tidak memberikan data kepada kita,” sebut Ilman.

Ilman mejelaskan, pelatihan saksi parpol tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Abdya, yang dilatih langsung oleh anggota Panwascam yang sebelumnya telah mengikuti TOT pelatihan saksi ditingkat kabupaten.

Pelatihan saksi Parpol tersebut, tambah Ilman, merupakan amanah undang-undang pasal 351 undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, yang mengatakan bahwa saksi partai politik dilatih oleh Bawaslu, sehingga menjadi kewajiban bagi jajaran Bawaslu untuk melakukan pelatihan tersebut

Para saksi parpol ini dibagi dalam dua sesi per hari berdasarkan Parpol.

Mereka akan diberikan buku saku panduan saksi parpol, menyaksikan video tutorial dan berdiskusi tanya jawab seputar tugas dan kewajiaban saksi serta potensi permasalahan yang akan muncul di TPS saat pemungutan dan rekapitulasi suara pada pemilu 17 April 2019.

“Kita berharap peserta dapat berpartisipasi penuh mengikuti kegiatan ini, agar para saksi memiliki pemahaman dan kapasitas yang mumpuni dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya pada hari pencoblosan nanti,” harapnya.

Ilman menjelaskan, ketujuh Parpol yang mengikuti pelatihan saksi tersebut meliputi, Partai Golkar, Demokrat, PA, PKS, NasDem, PKB, dan PDA. “Jumlah Parpol yang akan menjadi peserta Pemilu baik Nasional maupun lokal di Aceh ada sekitar 20 Parpol.

Akan tetapi yang hanya memiliki Calon Legislatif (Caleg) di Abdya hanya 16 Parpol saja.

Yang ikut pembekalan saksi di TPS nanti cuma 7 parpol selebihnya tidak mengirimkan data, demikian jelasnya. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS