37419 KALI DIBACA

Relawan Ceko Dan Komunitas Peduli Lingkungan Berkalabolarasi Pungut Sampah

Relawan Ceko Dan Komunitas Peduli Lingkungan Berkalabolarasi Pungut Sampah
Keterangan foto: Salah seorang Volunteers Republik Ceko, menerima karung goni tempat sampah yang di serahkan Kadis Parpopora Aceh Singkil Faisal S.Pd. tanda dumulai kegiatan pungut sampah di Pantai Belibis Pulau Sarok Singkil.(Rostani)
example banner

Aceh Singkil | Realitas – Sampah plastik (non organik) sampah tidak terurai tidak bagus terhadap hewan-hewan dan sangat bebahaya bagi kelangsungan hidup biota laut dan Sungai terutama ikan.

Hal itu disebutkan Zbynek hrabek, Supervisor dan koordinator yayasan Ocean for children dan forest for children Czech Republic, kepada wartawan Selasa (29/1/2019), disela kegiatan pungut sampah di Kawasan wisata Pantai Belibis Pulo Sarok Aceh Singkil.

Oleh belasan Volunteers Republik Ceko berkabolarasi dengan yayasan Save Aceh Nation dan Komunitas (POKDARWIS) Kelompok Sadar Wisata Singkil.

“Kita melihat indahnya Pulau Banyak tapi pantai-pantainya banyak sampah plastik, itu tidaklah baik bagi kehidupan biota laut maupun hewan-hewan dan ikan”, kata Zbynek Hrabek.

Darmawan yang akrap dipanggil Mawan Ketua Yayasan Save Aceh National menyebutkan kegiatan pungut sampah oleh Relawan Republik Ceko yaitu yayasan Ocean for children dan forest for children Czech Republic, sudah selama tiga tahun terakhir ini telah melakukan pembersihan (pungut) sampah Non Organik maupun sampah organik dipantai-pantai tempat kawasan wisata kepulauan Banyak Aceh Singkil.

Diantarannya Darmawan sebutkan di Kecamatan Pulau Banyak Barat, Pulau Haloban, Ujung Sialit Asantola dan Sikandang setiap sampah sampah yang dibersihkan dalam satu kali kegiatan saja mengumpulkan sampah non organit berjumlah 300 hingga 500 karung goni.

“Warga mancanegara saja mau ikut aksi pembersihan sampah, bagaimana pula dengan kita, pastinya lebih kota lebih menjaganya,” ucap Mawan.

Darmawan berharap agar masyarakat kita jangan lagi membuang sampah sebarangan, buanglah sampah tersebut ditempat sampah yang suda disediakan, masyarakat kita perlu diberi tahu sehingga mengerti akan dampak dari sampah plastik bagi kehidupan hewan, terutama ikan laut dan sungai.

Selain dari Volunteers dan Yayasan Save Aceh Nature, dan Pak Dawis kegiatan pungut sampah tersebut juga turut berpartisipasi Dinas Pariwisata Singkil, Dinas Lingkungan Hidup, Syahbandar.(Rostani/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS