31219 KALI DIBACA

Polisi Gerebek Pabrik Miras Oplosan Omzet Rp 1 Miliar Di Riau

Polisi Gerebek Pabrik Miras Oplosan Omzet Rp 1 Miliar Di Riau
Foto: Polisi temukan miras oplosan
example banner

Pekanbaru | Realitas – Jajaran Polresta Pekanbaru menggerebek pabrik rumahan pembuatan minuman keras (Miras) oplosan.

Dalam sebulan omzet penjualan tembus Rp 1 miliar.

“Home industry miras oplosan ini sudah beroperasi sekitar satu bulan lebih, omzetnya mencapai Rp 1 miliar dalam sebulan,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto kepada detikcom, Senin (14/1/2019).

Santo menyebutkan, penggerebekan ini dilakukan pada Sabtu (12/1/2019) di Jl Bungaraya Kelurahan Tangkeran Selatan, Kecamatan Bukit Raya.

Di lokasi rumah yang kontrak para pembuat miras oplosan, ditemukan barang bukti 5.776 botol yang siap edar.

Dari lokasi pertama, lanjut Santo, pihaknya melakukan pengembangan saat itu juga.

Selanjutnya tim menggerebek gudang miras oplosan di Jl Nelayan, Kecamatan Rumbai.

Di lokasi ini ditemukan kembali miras oplosan sebanyak 6.339 botol.

“Lokasi pertama sebagai tempat oplosan miras, dan lokasi kedua sebagai gudang setelah diproduksi di lokasi pertama, dari gudang inilah selanjutnya miras oplosan ini didistribusikan di wilayah Riau, Provinsi Jambi dan Sumbar,” kata Santo.

Dalam kasus ini, lanjutnya, di lokasi pertama pihaknya mengamankan 5 orang tersangka.

Mereka adalah Mulpardi (34) asal Kabupaten Kampar. Sepy Hardiansyah dan Agus Suranata, Tamsir asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Ravinda Wirta warga Kecamatan Bukiy Raya, Pekanbaru.

“Di gudang miras kita amankan tersangka atas nama Masril warga Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, mereka ini semuanya pekerja, dan pemodal masih kita buru,” kata Santo.

Adapaun jenis miras yang mereka oplos adalah merek, Flavour Whisky.

Big Boss, Mansion House Whisky Vodka spesialis peracik miras oplosan ini merupakan dilakukan para tersangka yang didatangkan dari Jawa Barat.

Dalam memproduksi miras ini, para pelaku membuatnya dengan alkohol 94 persen, zat pewarna pakaian, pewangi dan alat penutup botol.

“Sebagian botol miras di datangkan dari Jakarta termasuk label merek, sisanya botol miras ini di datangkan dari Pekanbaru,” kata Santo. (dc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS