36019 KALI DIBACA

Kelola Dana Desa, Kapolres Abdya Minta Keuchik Jauhi Pelanggaran

Kelola Dana Desa, Kapolres Abdya Minta Keuchik Jauhi Pelanggaran
Foto: Realitas/Syahrizal Pengurus Balai PWI Abdya bersama dengan Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori diabadikan usai kegiatan silahturahmi di Mapolres setempat, Rabu (30/1/2019)
example banner

Blangpidie | Realitas – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya), AKBP Moh Basori SIK, Rabu (30/1/2019) meminta sejumlah Kepala Desa (Keuchik) dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) agar berhati-hati dalam mengelola dana desa agar tidak terjerat dengan hukum.

Pasalnya, penggunaan dana desa pada akhir-akhir ini rawan terhadap terjadinya pelanggaran.

Kondisi itu dibuktikan dengan mencuatnya beberapa kasus penyalahgunaan dana desa hingga berujung pada proses hukum seperti kasus yang menimpa Keuchik Geulanggang Gajah dan ditemukan permasalahan penggunaan dana desa di Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee.

“Pemerintah memang mengucurkan dana desa untuk mempermudah proses pembangunan di desa sehingga lebih merata dan memakmurkan masyarakat, namun yang terjadi malah sebaliknya, ada oknum Keuchik yang dengan sengaja memanfaatkan dana ini untuk memakmurkan diri sendiri,” kata Kapolres Basori dihadapan pengurus Balai Persatuan Wartawan Indonesia (B-PWI) Abdya saat bersilahturahmi ke Mapolres setempat.

Kapolres Basori mengaku prihatin dengan kondisi yang menimpa sejumlah desa itu.

Dengan adanya penyalahgunaan anggaran, membuat proses pembangunan di desa menjadi terhambat.

Tentu hal itu diakibatkan kelalaian dari pihak desa yang tidak mau mengikuti aturan yang ada, sehingga menyebabkan kerugian negara dan berdampak buruk pada kemakmuran rakyat.

“Yang disayangkan adalah, setelah dana itu digunakan namun tidak mampu mempertanggung jawabkannya, sehingga harus berurusan dengan hukum,” ungkapnya.

Kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bagi setiap desa, agar penggunaan dana desa tepat guna serta sesuai dengan aturan yang berlaku.

Segala kegiatan yang dibiayai menggunakan dana desa harus dilakukan pengawasan dengan ketat agar tidak mengalir kemana-kamana.

Apalagi itu merupakan program pemerintah dan uang negara yang harus diamankan.

Untuk itu, selaku aparat penegak hukum juga telah mengingatkan pemerintah daerah untuk terus mendorong penyerapan dana desa sesuai dengan aturan yang barlaku.

“Ini tugas bersama termasuk para wartawan yang ada di PWI Abdya agar bersama-sama meluruskan persoalan penggunaan dana desa ini, sehingga ke depan tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran serupa,” demikian tuturnya.

Kedatangan pengurus Balai PWI Abdya ke Mapolres disambut langsung Kapolres AKBP Moh Basori, SIK.

Pengurus Balai PWI Abdya hadir dalam ajang silahtutahmi tersebut diantaranya, Ketua Balai PWI, Drs H Zainun Yusuf wartawan Harian Serambi Indonesia dan para anggota Syafrizal,SH wartawan Harian Waspada, Agustia Saputra SPdI wartawan Harian Analisa, Syahrizal SPdI wartawan Harian Realitas dan Rahmat Saputra SIP wartawan Harian Serambi Indonesia. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS