37819 KALI DIBACA

Satres Narkoba Polres Musirawas Mengalami Luka Tembak, Saat Penggerebekan Bandar Narkoba

Satres Narkoba Polres Musirawas Mengalami Luka Tembak, Saat Penggerebekan Bandar Narkoba
example banner

Musiwaras | Realitas – Satu anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Musirawas mengalami luka tembak di bagian pinggang, saat melakukan penggerebekan dua bandar narkoba yakni Bastian (45) dan RD (22).

Informasi dihimpun, anggota yang tertembak tersebut adalah Aiptu Zulpin Pakpahan. Mulanya, Satres Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musirawas melakukan penggerebekan di Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit untuk menangkap Bastian dan RD, Kamis (27/12/2018).

Ketika berada di lokasi, RD mencoba melarikan diri hingga akhirnya dikejar petugas. Briptu Yogi dan Aiptu Zulpin pun langsung berlari untuk mengejar tersangka tersebut.

Nahas, lantaran diduga jalan licin, Briptu Yogi yang berada di belakang terpeleset hingga pelatuk senjata yang ia pegang meletus dan mengenai pinggang Aiptu Zulpin.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro mengatakan, tak ada unsur kesengajaan dari kejadian tersebut.

Sebab, kondisi lapangan disertai jalan licin menjadi kendala petugas ketika melakukan pengejaran terhadap dua tersangka.

“Keduanya sudah kami tangkap, tidak ada unsur kesengajaan (menembak rekan sendiri).

Briptu Yogi terjatuh dan senjatanya meletus mengenai pinggang Aiptu Zulpin,” kata Suhendro, Jumat (28/12/2018).

Dijelaskan Suhendro, saat ini Aiptu Zulpin telah dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau untuk menjalani operasi pengangkatan peluru. 

Sementara, barang bukti berupa sabu berhasil didapatkan dari tersangka.

“Kondisi Aiptu Zulpin sudah membaik, hari ini akan dioperasi pengangkatan proyektil, peluru tidak mengenai organ vital,” ujarnya.

Bastian dan RD pun sebelummnya telah ditetapkan sebagai Target Operasi (TO) petugas lantaran diduga menjadi bandar yang mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Musirawas.

Petugas pun saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengejar para pelaku lain yang diduga menjadi kelompok peredaran narkoba.

“Sekarang dikembangkan, apakah mereka ada kelompok lain atau bukan, memang keduanya sudah jadi TO,” kata Kapolres. (kps/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS