35019 KALI DIBACA

Tribina Kampong KB Serap Aspirasi Masyarakat

Tribina Kampong KB Serap Aspirasi Masyarakat
example banner

Aceh Singkil | Realitas – Dalam menyerap aspirasi masyarakat kecil, Kelompok Kerja Tribina Kampong Keluarga Betencana (KB) Desa ujung Limus, Kecamatan simpang Kanan, Aceh Singkil gelar loka karya mini dan Forum masyarakat Desa, Senin (22/10/2018)

Zulkarnadi, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Simpang Kanan Aceh Singkil kepada Realitas mengatakan, pertemuan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok Tribina, yakni Bina Keluarga Balita(BKB), Bina Keluarga Remaja(BKR) dan Bina Keluarga Lansia atau Lanjut Usia (BKL).

Zulkarnadi menyebutkan, Keberhasilan program Kampung KB merupakan salah-satu indikator keberhasilan dalam menurunkan angka kemiskinan, sehingga program nasional ini mesti secara terus menerus harus terus berjalan.

“Desa Ujung Limus, Kecamatan Simpang Kanan salah satu Kampung (Desa) KB dari 11 Kecamatan yang melaksanakan kegiatan Tribina yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil tahun anggaran 2018,” upanya.

Untuk tahun ini di Desa Ujung Limus, Kecamatan Simpang kanan kampung KB sebagai percontohan baru satu Desa yang dihadiri Kepala BP2KS Singkil, pihak Kecamatan Singkil, Kepala Desa Ujung limus para kader dan sejumlah masyarakat undangan.

“Insya Allah tahun depan ada Dua desa lagi yang akan menjadi kampung KB di Kecamatan Simpang Kanan, yakni Desa Pertabas dan Desa Pangi,” ucapnya.

Libih lajut Zulkarnadi menyebutkan, dalam pertemuan dengan sejumlah masyarakat, petugas PL KB Tribina menyerap aspirasi masyarakat yang disimpulkan Kepala Desa Ujung Limus Basrin, bahwa mereka mengharapkan Pembangunan Aspal dan tanggul Pertanian sepanjang 2 Kilo meter lebih di di Desa terpencil itu.

Sebab Desa Ujung Limus mayoritas penduduknya petani Padi dan Petani Sawit.

“Ada tiga yang sangat penting (urgen) yang diharapkan, yaitu Ibu – ibu perwiritan minta pengadaan rebana atau Nasyid, selanjutnya alat edukasi anak di TK Paud, Tanggul persawahan dan Aspal 2,5 Kilometer lebih,” terang Zulkarnadi.

Artinya, Program KB dimasyarakat tidak monoton dengan alat suntik dan alat alat KB saja tapi juga mendukung perekonomian masyarakat dari sisi ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, seperti simpan pinjam, bantuan dan lain-lain.

Program Kampung KB untuk Wilayah Aceh Singkil yang merupakan program BKKBN tahun anggaran 2018, hanya di laksanakan di 9 Kecamatan dari 11 Kecamatan di Aceh Singkil, yaitu Kecamatan Pulau Banyak, Pulau Banyak Barat, Kecamatan Kuala baru, Singkil, Singkil Utara, Gunung meriah, Simpang kanan, Danau Paris dan Kecamatan Suro yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 1,6 Miliar.

Tujuan dibentuknya Kampung KB ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Secara khusus, Kampung KB ini dibentuk selain untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan, tutup Zulkarnadi.(Rostani)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS