83419 KALI DIBACA

Semai 3000 Bibit Ikan Lele, LPKA Banda Aceh Bina Kemandirian Andikpas

Semai 3000 Bibit Ikan Lele, LPKA Banda Aceh Bina Kemandirian Andikpas
example banner

Banda Aceh | Realitas – Sebanyak 3000 ekor bibit ikan lele dilepas di kolam ikan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh dalam rangka pembinaan keterampilan kemandirian bidang perikanan bagi anak didik pemasyarakatan di LPKA Banda Aceh.

Acara semai ikan lele tersebut dilakukan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman, Kepala Bidang Pembinaan Agus Mulyono dan Kepala LPKA Banda Aceh Ridha Anshari disaksikan oleh seluruh pejabat dan staf LPKA serta Andikpas di LPKA tersebut, Selasa (9/10/2018).

Kegiatan kemandirian di bidang perikanan tersebut dilakukan dalam rangka menumbuh kembangkan minat dan kemampuan andikpas agar memahami cara budidaya ikan, cara merawat dan memberi pakan serta perawatan kolam ikan itu sendiri, ujar Ridha Ansha Kepala LPKA Banda Aceh.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman sangat mengapresiasi atas pola pembinaan yang dilakukan oleh Kepala LPKA dan jajarannya terhadap anak didik pemasyarakatan, “pembinaan budidayakan ikan lele bagi andikpas di LPKA sangat baik dan kami dengan pimpinan di Kantor Wilayah sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Kepala LPKA dan jajarannya, walau lahan kolam berukuran 10 x 15 meter namun pendidikan budidaya ikan tetap dilaksanakan untuk andikpas, ungkap Meurah Budiman.

Lebih lanjut Meurah Budiman mengatakan bahwa keterampilan budidaya ikan lele dilaksanakan dalam rangka pembelajaran dan pemberian pengetahuan perikanan bagi anak pidana, jadi sehari-hari anak didik disini dapat mengisi waktu dengan belajar cara membubidaya ikan lele, disamping berbagai kegiatan pembinaan lainnya yang diberikan oleh pembina di LPKA, kata Meurah Budiman.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh Ridha Anshari kepada media ini mengakui dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian andikpas masih menemui beberapa hambatan antara lain, bangunan gedung dan kamar hunian belum memiliki pagar keliling pembatas keluar atau pagar ornames, area rekreasi anak-anak belum maksimal karena belum ada pagar, sarana dan prasarana pembinaan anak belum lengkap, serta berbagai sarpras pendukungnlainnya yang dibutuhkan LPKA untuk pendidikan layak anak, ujar Ridha Anshari.

Oleh karena itu Ka LPKA sangat mengharapkan agar pemerintah Pusat maupun Daerah memberikan perhatian serius agar tahun 2019 LPKA Banda Aceh mendapat anggaran untuk melanjutkan pembangunan pagar ornames keliling bangunan dan kelengkapan sarana prasarana lainnya, harap Ridha Anshari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang Rutan Lhokga. (H A Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS