99019 KALI DIBACA

Polres Abdya Bekuk Dua Pengedar Sabu Dilokasi Berbeda

Polres Abdya Bekuk Dua Pengedar Sabu Dilokasi Berbeda
example banner

Blangpidie | Realitas – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Barat Daya (Polres Abdya), meringkus dua pengedar sabu-sabu di dua lokasi dan hari yang berbeda dalam wilayah hukum Polres setempat.

Pada Kamis (27/9/2018) sekira pukul 22.00 WIB, Tim Opsnal Satres Narkoba membekuk seorang pria di dalam sebuah rumah kawasan Desa Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya berinisial Md (39) warga Desa Bale, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara karena kedapatan memiliki dua paket sabu seberat 3,09 gram yang terbungkus dalam plastik bening.

“Pertama, kita menangkap seorang pria yang berasal dari Aceh Utara di Desa Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot. Dari saku sebelah kiri tersangka, kami menemukan dua bungkus sabu siap edar seberat 3,09 gram,” kata Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Narkoba, Ipda Mahdian Siregar, Senin (1/10/2018) siang diruang kerjanya.

Setelah melakukan pengembangan, dalam beberapa hari berikutnya Tim Ospnal Satres Narkoba juga membekuk seorang pria di Dusun Alue Trieng Gadeng, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil berinisial Zf (30), Minggu (30/9/2018) sekira pukul 21.00 WIB.

Dari tangan pria tersebut, polisi menemukan dua paket sabu dirumahnya seberat 0,22 gram.

Saat di lakukan penggeledahan kembali, polisi juga menemukan biji ganja yang tersimpan dalam botol bekas minyak rambut.

Tim Opsnal Res Narkoba ketika mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba jenis sabu, langsung bergerak ke lokasi tersebut.

“Saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka tidak ada yang melawan.

Meski penangkapannya dilokasi yang berbeda, kami menduga kalau kedua kasus itu saling berkaitan,” ungkap Mahdian.

Atas temuan tersebut, kedua tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Abdya guna penyidikan lebih lanjut.

“Kita akan terus menggali informasi dari kedua tersangka yang tertangkap itu.

Tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka lain yang terjerat,” ujarnya.

Atas perbuatan penyalahgunaan narkoba itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancamannya 4 sampai 20 tahun penjara, ditambah denda Rp.800 juta-Rp.10 miliar. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS