45619 KALI DIBACA

Bangun Baru, Mesjid Al-Munawarah Ujung Tanah Di Robohkan

Bangun Baru, Mesjid Al-Munawarah Ujung Tanah Di Robohkan
Foto : Realitas/Syahrizal Satu unit beko merobohkan bangunan lama Mesjid Al-Munawarah, di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya untuk rencana dibangun baru kembali, Minggu (21/10/2018)
example banner

Blangpidie | Realitas – Satu unit alat berat jenis exavator (beko) merobohkan Mesjid Al-Munawarah, di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (21/10/2018) pagi.

Mesjid yang menjadi kebanggaan warga setempat itu, diruntuhkan lantaran akan dibangun kembali dengan yang lebih layak.

Pasalnya, bangunan lama sudah banyak yang keropos.

Warga secara swadaya membangun mesjid itu dengan ukuran yang lebih luas dan lebih tinggi lagi.

Dimana, sebelumnya, bangunan mesjid diketahui sudah terlalu rendah dari permukaan jalan, juga sudah mulai rapuh dan bocor dimana-mana.

“Dengan merobohkan mesjid ini, masyarakat akan membangun kembali dengan yang baru.

Kami membangunnya dengan cara swadaya,” kata Tgk M Johan, selaku Imam Mesjid Al-Munawarah kepada wartawan dilokasi reruntuhan bangunan mesjid.

Untuk sementara waktu, warga yang ingin melaksanakan baik sholat lima waktu, sholat jum’at, bahkan sholat tarawih di bulan ramadhan nantinya, akan pindah ke Musholla, yang letaknya tidak jauh dari lokasi Mesjid Al-Munawarah.

“Sementara waktu, kita gunakan musholla dulu, sampai bangunan mesjid itu selesai,” ungkap Tgk Johan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Al-Munawarah, Azman, mengatakan, membangun kembali mesjid ini, mungkin akan dilaksanakan secara bertahap, sesuai anggaran yang tersedia.

Tahap pertama, akan dikerjakan sebatas pondasi, selop dasar, hingga tiang.

“Dana yang tersedia saat ini hanya sebatas itu.

Selanjutnya, akan kita galang kembali,” tuturnya.

Sumber anggaran untuk pembangunan Mesjid ini berasal dari sumbangan wajib masyarakat, juga dari sedekah para dermawan.

“Kita juga berharap, ada suntikan dana dari pemerintah, sehingga bangunan mesjid akan selesai dengan cepat,” harapnya.

Kepala Desa Ujung Tanah, Fauzan Adami menyebutkan, pihaknya sudah melaporkan proses pembangunan mesjid ini, ke pihak Kecamatan secara lisan.

Nantinya, akan dilanjutkan dengan laporan tertulis, berikut proposal permohonan. “Semoga saja usaha dan upaya kita ini tidak sia-sia.

Kita berharap bangunan mesjid ini cepat selasai untuk dapat digunakan,” singkatnya.(Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS