54419 KALI DIBACA

Sakit Hati Tak Dilayani, Seorang Pria Ancam Bom Rumah Sakit

Sakit Hati Tak Dilayani, Seorang Pria Ancam Bom Rumah Sakit
example banner

 

Semarang I Realitas – Sakit hati tak dilayani, deorang pria ancam bom rumah sakit.

Jajaran Satuan Reskrim Polrestabes Semarang bersama Densus 88 Antiteror Polri dan Polres Klaten menangkap pelaku berinisial Su,  pengancaman bom di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah.

Kaur Bin Ops Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, AKBP Makmur mengatakan, pelaku melakukan pengancaman bom lantaran merasa sakit hati terhadap RSI Semarang.

Pada hari Senin, (3/9/2018) sekitar jam 11.00 WIB, tersangka akan berobat di RSI Sultan Agung, namun tidak dilayani.

“Pelaku melakukan perbuatannya karena berobat tidak dilayani (sakit hati),” kata Makmur dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/9/2018).

Kemudian pada hari Selasa, (4/9/2018) sekitar jam 13.00 WIB, tersangka mengirimkan pesan singkat ke nomor layanan hotline RSI Sultan Agung Semarang dengan mengancam ada bom dan akan meledak.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah telepon genggam dengan SIM card dan kartu tanda penduduk.

Selanjutnya tersangka telah diamankan dan dibawa ke Mako Polrestabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan dan pemberkasan.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 29 UU Nomor 11/2008 mengenai ITE yaitu setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirim informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut nakuti yang ditujukan secara pribadi,” tutup AKBP Makmur.(Viva/Feri)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS