31619 KALI DIBACA

KIP Adakan Bimbingan Teknis Pelaporan Kampanye Serta Alat Peraga Pemilu

KIP Adakan Bimbingan Teknis Pelaporan Kampanye Serta Alat Peraga Pemilu
example banner

Aceh Timur I Realitas – KIP Adakan Bimbingan Teknis Pelaporan Kampanye Serta Alat Peraga Pemilu

Kegiatan Bimbingan Teknis Pelaporan Dana Kampanye Dan Alat Peraga Kampanye Bagi Pengurus Dan Operator Partai Politik Peserta Pemilu tahun 2019 dengan penyelenggara Komisi Independen Pemilu (KIP) Kabupaten. Aceh Timur,bertempat di Hotel Khalifah Idi Rayeuk, Jln. Peutua Husen, Gp. Jawa, Kec. Idi Rayeuk Kabupaten. Aceh Timur.

Ikut Menghadiri ± 100 orang diantaranya :Ketua Komisi Independen Aceh Timur a.n. H. Mulia Karem,S.Ag.M.H. ,Kapolres Aceh Timur a.n. AKBP Wahyu Kuncoro S.I.K, M.H.
Dandim 0104/Atim di wakili Danramil 05/Idr a.n. Kapten Inf Suharno,Kepala kejaksaan Negeri Idi di wakili Kasi intel Kajari Idi,diwakili olehAndi Suwanda, SH, MHKapolres Langsa di wakili oleh Ipda Eko Hadianto,Kakesbangpol Aceh Timur di wakili Kabid Politik dan Kemasyarakatan Kesbangpol Aceh Timur a.n. Drs Mahfudi,Komisioner Panwasli Aceh Timur a.n. Musliadi, SE,Komisioner KIP Divisi kampanye a.n. Tarmizi S. Sos. I, M.A ,Komisioner KIP Divisi pelaksanaan rekapitulasi dan penetapan pasangan calon terpilih a.n. Sofyan,Peserta bimbingan teknis.

“Saya ucapakan terimah kasih atas terselenggaranya acara bimbingan teknis pelaporan dana kampanye alat peraga kampanye bagi pengurus dan operator partai politik wilayah Kabupaten Aceh Timur yang kita selenggarakan saat ini,terselenggaranya acara ini dengan sumber dana dari Bawaslu RI, nanti dalam kegiatan acara akan di sampaikan oleh pemateri dari Bapak Kapolres Aceh Timur dan Bapak Kajari Aceh Timur atau yang mewakilinya,”Laporan panitia yang di bacakan oleh Sekertaris KIP Aceh Timur, M. Yunus, SE.

“Kita sebentar lagi sudah memasuki tahapan kampanye yang di mulai tanggal 23 September 2018 dan berakhirnya 3 (Tiga) hari menjelang masa tenang,untuk dana kampanye agar setiap Parpol membuat buku rekening untuk mengetahui dari mana sumber dana kampanyenya yang di gunakan setiap parpol, oleh karena itu saya berharapkan setiap operator parpol serius dalam kegiatan ini,”ungkap Ketua KIP Aceh Timur, H. Mulia Karem,S.Ag.M.H dalam sambutannya.

“Tanggal 21 September 2018 nanti kita KIP Aceh Timur akan melaksanakan penetapan DCT (Daptar Calon Tetap) jadi saya harapkan setiap parpol harus hadir dalam acara nanti, sehingga parpol mengetahui siapa calon – calon Bacalegnya yang akan maju,dan sebelum kampanye kita akan membuat Deklarasi damai antara parpol untuk menghindari terjadi pelanggaran dalam berkampanye sehingga tercipta pemilu yang jujur dan adil, karena Bawaslu dalam UU akan memperlakukan tindakan tegas apabila ada Bacaleg yang melakukan pelanggaran kampanye dengan melakukan pencopotan haknya sebagai Bacaleg,”tambahnya.

“Pertama kita sampaikan tentang penyampain pendapat di UU no 2 tahun 2008,surat ijin adalah penyampaian tertulis yang di sampaikan pejabat Polri berwenang secara tertulis untuk melaksanakan kegiatan keramaian,hal yang menonjol tentang di berikanya ijin oleh pejabat Polri yang berwenang berdasarkan data dari Inteljen bisa tidaknya di berikan ijin keramaian kepada pemohon,dan setiap kegiatan keramaian yang melibatkan massa di atas 50 (Limapuluh) orang, berdasarkan pasal IV Ayat 3 (Tiga),wajib melaporkan kegiatan keramain kepada pejabat Polri yang berwenang dan apabilah tidak di laporkan kami berhak untuk membubarkan kegiatan tersebut,”jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro S.I.K, M.H.

Tanya jawab antara pemateri Kapokres Aceh Timur dengan operator partai politik peserta bimbingan teknis.

“Kita dari Kejaksaan dalam pemilu mempunyai kewenangan sebagai lembaga penuntutan dalam tindakan pidana dengan melaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan berdasarkan UU,berdasrkan peraturan besarnya dana kampanye 2.5 milyar untuk perorangan dan 25 milyar untuk perkumpulan, hal ini di lakukan untuk mencegah masuknya dana ilegal yang masuk ke dana pemilu dan apabila terbukti menerimah dana ileggal akan di hukum berdasarkan pasal UU no 7 tahun 2009,untuk kegiatan pelanggaran pemilu nanti akan di bentuk Centra GAKUMDU (Penegakan Hukum Terpadu) yang terdiri dari Panwasli, Kejaksaan dan Kepolisian,Penutup pembacaan Do’a dibacakan oleh Tgk. Rusli,Kegiatan selesai pukul 12.10 WIB, dalam keadaan aman dan tertib,”tutup Kajari Aceh Timur yang di wakili oleh Kasi intel Kajari Aceh Timur, Andi Suwanda, SH, MH dalam penyampaian materi,(Hasbi Abubakar/Ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS