157219 KALI DIBACA

Diduga Ketua Kadin Aceh Firmandez Sudah Kangkangi AD ART, Kantor Kadin Aceh Diambil Paksa.

Diduga Ketua Kadin Aceh Firmandez Sudah Kangkangi AD ART, Kantor Kadin Aceh Diambil Paksa.
example banner

Banda Aceh I Realitas – Diduga Ketua Kadin Aceh Firmandez kangkangi AD ART sehingga kantor Kadin Aceh Jumat malam (28/9/2018) diambil paksa oleh para wakil pengurus dan sejumlah pengurus lainnya.

Hilangnya kepercayaan para pelaku dunia usaha Aceh kepada kepada Firmandez mencapai klimaknya, selain melanggar AD ART, empat pengurus teras KADIN Aceh mengambil alih Operasinal Kantor Kadin di Jalan Taman Makam Pahlawan No.1, Ateuk Pahlawan, Kota Banda Aceh.

Sejak Jumat 28 September 2018 malam.

Dari sejumlah pengurus inti kelihatan di saat mengambil paksa Kantor Kadin Aceh Dua Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Ir H M Iqbal, dan Indra Azmi SE, Ketua Komite Bidang Jasa Konstruksi dan Infrastruktur, Muhammad Mada, dan T Jaelani Yacob SE, sebagai Wakil Ketua Bidang Kemaritiman merangkap Plt Kadin Kota Sabang mewakili pengurus lain dan juga pelaku dunia usaha di Aceh.

Pengambilan paksa Kantor Kadin Aceh Menurut Ir H M Iqbal tersebut disebabkan oleh kepengurusan yang dipimpin Firmandez sebagai Ketua Umum tidak berjalan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kadin Aceh dan penuh nepotisme, ujar Ir H M Iqbal di Kantor Kadin Aceh.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan sebagai wakil ketua Kadin Aceh, dirinya bersama pengurus lain wajib bertanggung jawab guna menyelamatkan Kadin Aceh yang menaungi pengusaha-pengusaha Aceh guna mewujudkan dunia usaha yang bersih dan berwibawa.

Kantor Kadin ini kami serahkan kepada Pengurus Kadin Banda Aceh yang dipimpin oleh Muntasir Hamid, agar dunia usaha di Aceh dapat berjalan lebih baik lagi, ujar s Ir H M Iqbal.

Ketua Komite Bidang Jasa Konstruksi dan Infrastruktur, Muhammad Mada kepada media ini di sela sela acara pengambil alih kantor Kadin Aceh menyebutkan selain melanggar AD ART Kadin, Firmandez dinilai tidak bekerja untuk membangun dunia usaha di Aceh, sehingga tidak sedikit pelaku dunia usaha di serambi Mekkah sekarang tidak lagi bekerja seperti sebelumnya, ujar nya.

Menurut Muhammad Mada Sejak 2013 hingga saat ini, Kadin Aceh hanya membentuk enam Kepengurusan Kadin Kabupaten/Kota yang melaksanakan musyawarah secara sah, yang dilakukan oleh Pengurus lama yaitu Pak Firmandez.

Lebih lanjut Muhammad Mada, yang juga pengusaha di Aceh menyebutkan pengurus Kadin saat ini yang di pimpin oleh Firmandez jelas sebagai Kadin abal abal di Provinsi Aceh, dengan membentuk musyawarah di Kabupaten/kota, ini jelas perbuatan ilegal dan tidak sesuai dengan aturan AD/ART, ujar Mada.

Kita semua dan rekan pengurusnya pada Sabtu 29 September 2018 akan melaksanakan kenduri dunia usaha Aceh, ujar Mada lagi.

Berbeda dengan para pengurus Kadin Aceh lainnya Firmendez yang sudah tidak mendapat kepercayaan rekan-rekannya telah membuat laporan kepada polisi untuk menjaga kantor Kadin dari ancaman orang tidak dikenal, ini sangat kelihatan kalau Formandez tidak mampu lagi mengurus Kadin Aceh, tutup nya lagi.

Sejumlah sunber media ini Jumat (28/9/2018), menyebutkan Firmandez yang juga anggota DPR RI dari F Gorkar sudah tidak mampu lagi melakukan kudeta terhadap Kadin Aceh karena dirinya sudah sibuk sebagai anggota DPR di Jakarta sehingga krisis kepercayaan terhadap Kadin sudah semakin tidak jelas, seharusnya sejak beberapa tahu lalu Kadin ini harus diserahkan kepada pengurus lainnya atau kepada generasi lainya untuk memimpin pelaku Usaha di Aceh, ujar sejumlah sumber lainya.

Sementara itu Media Realitas Sabtu pagi (29/9/2018) mencoba menghubungi Ketua Kadin Aceh Firmandez melalui Tlp selular namun Tlp selular milik Anggota DPR RI dari F Golkar tidak aktif, ada dua nomor kontak yang berulang kali dihubungi Media ini tidak aktif.
( H A Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS