75619 KALI DIBACA

Bungong Jeumpa Nyaris Langka Di Abdya, Pemkab Dan GEMPA Tanam 100 Bibit

Bungong Jeumpa Nyaris Langka Di Abdya, Pemkab Dan GEMPA Tanam 100 Bibit
Foto: Realitas/Syahrizal Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT didampingi Julinardi anggota DPRK menanam 100 Bungong Jeumpa di kompleks perkantoran Pemkab setempat, Senin (3/9/2018).
example banner

Blangpidie | Realitas – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama dengan lembaga swadaya masyarakat Generasi Muda Peduli Aceh (LSM GeMPA), Senin (3/9/2018) menanam 100 batang bibit Bungong (Bunga) Jeumpa di kawasan kompleks perkantoran setempat.

Secara perdana, pihaknya menanam disepanjang jalan dua jalur menuju komplek perkantoran Abdya.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT mengatakan, penanaman bibit Bungong Jeumpa bersama GEMPA merupakan sebuah upaya pelestarian tanaman yang sejak dulu telah melakat dan dikenal oleh masyarakat Aceh.

Bahkan tanaman tersebut sempat dijadikan judil lagu daerah setempat.

Upaya lain dari hal itu, untuk membudidayakan tanaman yang keberadaannya di Aceh mulai langka dan nyaris susah untuk ditemukan.

“Padahal bungan itu khas daerah Aceh, tapi kenapa mulai susah untuk didapat.

Maka dari itu, kami berpartisipasi untuk menghidupkannya kembali bersama LSM GEMPA agar kembali mekar di Abdya,” ungkapnya.

“Bungong Jeumpa adalah ikon dan identitas Aceh. semua orang kenal dengan bunga ini, namun untuk mendapatkannya sangat susah.

Aceh kaya dengan dengan sejarah sekaligus budaya.

Tapi saat ini, sejarah budaya dan tradisi berangsur-angsur mulai redup dalam era modern,” sambung Muslizar.

Akan hal itu, penanaman 100 batang Bungong Jeumpa ini sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya.

Jangan sampai generasi penerus selanjutnya tidak tahu apa itu Bungong Jeumpa.

Ditambahkan, Wabup Muslizar mengapresiasi langkah serta ide yang digagas oleh LSM GEMPA ini.

Seluruh masyarakat nantinya, akan kenal serta dapat melihat secara langsung bentuk dan keindahan serta keharuman dari Bungong Jeumpa itu sendiri.

“Kita orang Aceh, jadi harus mampu mempertahankan adat serta budaya kita sendiri, salah satunya dengan melestarikan Bungong Jeumpa,” demikian tuturnya.

Sementara itu, Ketua LSM GEMPA, Muhammad Zaki mengatakan, penanaman 100 Bungong Jeumpa ini didasari oleh sulitnya mendapatkan junis bunga ini di Abdya.

“Untuk mendapatkan bibit Bungong Jeumpa, kami harus memesan langsung ke Bandung, Jawa Barat.

Kalau untuk di Aceh, keberadaan bunga sudah sangat sulit didapat,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, merawat dan menjaga budaya dan tradisi Aceh, menurutnya sangat penting. Karena, bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga sejarah dan budayanya.

Bagi masyarakat Aceh, Bungong Jeumpa ini merupakan bunga kebanggaan.

Bukan hanya wanginya yang semerbak, namun juga memiliki filosofi mendalam terhadap kisah perjalanan dan budaya Aceh.

“Tahap pertama ini kami tanam 100 dulu dan dipusatkan di kompleks perkantoran termasuk di taman jalan menuju kompleks perkantoran.

Seterusnya nanti, akan kita lanjutkan secara bertahap hingga ke sekolah-sekolah,” tuturnya singkat. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS