Jakarta I Realitas – Penjambret bermotor mati ditembak karena merebut senjara api milik petugas saat dibawa mengembangkan kasus.
Tersangka ditangkap usai merampas tas milik wanita pejalan kaki.
Tersangka, Bobi Susanto, 25 tewas dalam perjalanan ke RS Polri Kramajati, Jakarta Timur Senin (9/7/2018).
“Kami masih kembangkan kasus ini.
Tersangka setiap beraksi selalu berkelompok menggunakan sepeda motor, nama kelompoknya Saber (sapu bersih),” kata Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri.
Dari tersangka Bobi petugas menyita tas berisi handphone, dompet dan surat-surat penting milik Ayu Rosilah, 46.
Juga disita handphone serta sepeda motor Vario hitam tanpa Nopol yang digunakan tersangka saat menjambret.
Kompol Khoiri menjelaskan, pihaknya masih memburuh tiga rekan tersangka, yaitu BW, PB dan RB.
Kawanan bandit ini ternyata sudah melakukan aksinya sekitar 2,5 tahun.
Mereka kerap menyasar wanita yang jalan kaki terutama pada malam hari.
“Kami sudah mengidentifikasi komplotan jambret ini.
Mereka menggunakan satu hingga dua motor dengan berboncengan.
Kami cek ada 5 LP yang dilakukan mereka,” ucap Kompol Khoiri.
Dikatakan, aksi jambret tersebut terjadi, pada Minggu (9/7/2018) sekitar pukul: 20.00 wib. Korban saat itu ingin pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Gunung Galunggung 9, Cengkareng Timur, Jakbar.
Ketika jalan kaki , korban dipepet tersangka dan langsung merampas tasnya.
Korban sendiri berusaha mempertahankan tasnya hingga terseret dan luka-luka.
“Setelah berhasil merampas tas korban, tersangka langsung tancap gas kabur, ” ujar Kompol Khoiri.
Mendengar suara teriakan, petugas yang sedang observasi wilayah mengenakan pakaian preman langsung berupaya mengejar tersangka.
Kejaran petugas membuat tersangka panik hingga terjatuh dan langsung ditangkap berikut barang bukti milik korban.
Selanjutnya, Tim Buser Polsek Cengkareng, Polres Jakarta Barat membawa tersangka ke daerah Bulak Tembok Cengkareng Barat.
Saat menunjukkan rekan-rekannya tersangka warga Jalan Jati, Cengkareng Timur malah melawan berusaha merebut senpi petugas.
“Terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak dada kiri tersangka.
Tersangka meninggal dalam perjalanan,” pungkas Kompol Khoiri.
( H A Muthallib )

