Nelayan Pulau Banyak Yang Hilang  Belum Ditemukan

oleh -176.759 views
oleh

Aceh Singkil I Realitas – Nelayan Pulau Banyak Bahtar (58) alias (Sitang) warga dusun Mulia desa Pulau Baguk kec. Pulau Banyak saat mecari ikan   hilang diperairan laut Kepulauan banyak Kabupaten Aceh Singkil, masih belum dutemukan.

Camat Pulau Banyak Rudi Faisal, S.STP., M.Si Penanggung jawab Operasi kepada Realitas melalui WhatsApp Kamis, (19-7-2918) mejelaskan, Pencarian di hari pertama belum membuahkan hasil. Dengan menggunakan boat kayu milik masyarakat setempat Tim Operasi Gabungan yang terdiri dari Muspika, Satgas SAR, Panglima Laut dan Keluarga Korban pada hari Rabu kemarin [18/07/2018] sudah berupaya keras melakukan pencarian yang di fokuskan di radius 5 mil arah selatan Pulau Palambak Kecil dimana pertama kali ditemukannya perahu korban oleh nelayan dari barus tapteng. 
Di lokasi tersebut tim hanya menemukan perahu korban berikut perlengkapannya berupa mesin perahu, jaring lengkap dgn lampungnya dan fiber tempat ikan namun korban tidak ditemukan dilokasi tersebut. 
Kemudian tim melanjutkan penyisiran sejauh 15 mil ke arah selatan dan utara Belakang Pulau Palambak Kecil namun tidak ada tanda tanda adanya korban. 
Pada pukul 15.30 Wib tim memutuskan untukk kembali ke Pulau Balai dikarenakan BBM yang sudah menipis dengan membawa perahu yang di gunakan korban untuk melaut. Tim tiba di Pulau Balai pada pukul 16.30 wib kemudian melakukan konsolidasi dengan keluarga korban. Dari hasil konsolidasi pada Pukul 17.00 Wib operasi pencarian kembali di lakukan dengan mengerahkan dua speed boat. Fokus pencarian di arahkan untuk menyisir seputaran Belakang Pulau Baguk, Pulau Panjang dan Pulau Rangit. Sampai dengan Pukul 18.30 Tim tidak menemukan tanda tanda keberadaan korban dan memutuskan untuk kembali ke Pulai Balai dikarenakan hari mulai gelap. Tim tiba di Pulai Balai pada pukul 19.00 Wib. 
Dan selanjutnya Pencarian akan di lanjutkan hari ini, Sebut Rudi Faisal.(Rostani).
BACA JUGA :  YARA Langsa Desak Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Kasus Pemerasan Dijajaran Dinas Pendidikan Kota Langsa