76819 KALI DIBACA

Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Beco Dan Hasbuk Diduga Lakukan Penambang Ilegal

Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Beco Dan Hasbuk Diduga Lakukan Penambang Ilegal
Salah satu beco dilokasi Krung Isep desa pante ara Kec. beutong Nagan Raya sebelum di bawa ke Mapolres, Rabu (23/5/2018).(Mj )
example banner

Nagan Raya I Realitas – Jajaran Polres Nagan Raya Provinsi Aceh, menangkap dua beko bersama tujuh penambang emas secara ilegal di Krueng Isep, Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Penangkapan dilakukan Polisi di lokasi diperkirakan mereka sedang mengerjakan penambangan emas secara ilegal di bawah jembatan Krueng Isep, Kecamatan Beutong.

Dari pagi hingga pukul 16:55 Wib dua alat berat jenis beko bermerek Komelco dan Hitachi diamankan di Mapolres Nagan Raya, Rabu (23/5/2018).

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Boby Putra Rahmadhan Sebayang kepada wartawan Media Realitas, menyebutkan kedua alat berat yang diamankan polisi di Krueng Isep ketika mereka sedang megerjakan penambangan secara ilegal di daerah itu.

Selain mengamakan dua beko bermerak Komelco dan Hitachi ke Mapolres Nagan Raya juga mengamankan satu Hasbuk dan satu penyedot air yang diduga digunakan untuk menambang emas ilegal tersebut.

Bukan hanya Beko, polisi juga mengamankan tujuh orang diduga pelaku pekerja di tambang emas ilegal Krueng Isep.

Ketujuh orang yang diamankan itu masih dilakukan pendataan identitasnya secara mendalam, ujarnya

“Kasus penangkapan pelaku diduga penambang emas ilegal itu sekarang sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan polisi lebih lanjut,” kata AKP Boby Putra Rahmadhan.

Menurutnya, ketujuh pekerja di tambang tersebut yang ikut dibawa ke Mapolres Nagan Raya di Suka Makmue guna dimintai keterangan terkait penambangan emas secara ilegal yang dilakukan pelaku di Krueng Isep, Kecamatan Beutong.(MJ)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS