Pengibaran Bendera Alam Peudeueng Aceh Simbol Kedamaian Lima Penjuru Benua

oleh -50.579 views
oleh
Pengibaran Bendera Alam Peudeueng Aceh Simbol Kedamaian Lima Penjuru Benua
Peringatan tahun baru Satu Muharam 1446 Hijriyah di Pidie diwarnai aksi Pengibaran Bendera Alam Peudeueng Aceh di pusat Hati Bumi Lima Benua, Senin 8 Juli 2024. (Dok MR)

SIGLI | MEDIAREALITAS – Peringatan tahun baru Satu Muharam 1446 Hijriyah di Pidie diwarnai aksi Pengibaran Bendera Alam Peudeueng Aceh di pusat Hati Bumi Lima Benua, Senin 8 Juli 2024.

Puluhan Jamaah Zikir Kalimah Thaibah se Aceh secara khusyuk bermunajad, berzikir, berzanzi, berselawat kepada Nabi Muhammad SAW penuh hidmat.Ini dilakukan berlangsungnya pengibaran bendera Aceh untuk simbol kedamaian lima penjuru benua.

Acara pusatkan pada tiga titik Hati Bumi(Baital Maqdis, Mekkah Al-Mukarramah dan Lembah Jabal Qabil Aceh itu Ahad 7 Juli dilangsungkan ibadah semalam suntuk secara bergantian.Ibadah ini dimami Teungku Saiful Alam hingga waktu sahur dinihari.

Acara dimulai pukul 08.47 Wib Alumni Madinah ini memimpin acara bersejarah level dunia ini diakhiri rangkaian kegiatan tradisional (Peusijuek)dan doa diiringi selawat nabi. Tampak hadir jemaah zikir laki,.perempuan dan anak-anak dari brrbagai seantero Aceh.

Pengibaran bendera ini menurut Teungku Saiful semata-mata untuk mengajak seluruh ummat Islam dan lainnya di lima benua ini untuk bersatu-padu menghentikan permusuhan dengan cara cara menghentikan tindak kekerasan dan aksi saling berperang sesama kita

Saiful yang baru beberapa kembali.mengajak seluruh umat islam yang ada di seluruh penjuru dunia untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan, karena kebaikan yang dikerjakan di bulan muharram sangat mahal harganya.

Tgk Saiful usai shalat Dhuha juga mengatakan , bahwa pengibaran bendera alam pedeung ini tidak bertentangan secara hukum, adat, resam, qanun dan undang undang manapun secara nasiomal Dan international dan ini murni sebagai lambang perdamaian.

Dua anggota Zikir KalimahThaibah Abu ki dan abu saree di tempat terpisah menyebutkan, mereka merasa bangga dan besyukur bisa mengikuti peringatan 1 muharram, dan pengibaran bendera alam peudeung di kawasan hutan belantara kabupaten Pidie tersebut.

Penulis: Adnan NS