Jalan dan Sepuluh Kios di Pidie Amblas ke Sungai

oleh -17.579 views
Jalan dan Sepuluh Kios di Pidie Amblas ke Sungai

 GOOGLE NEWS

Pidie | Realitas – Badan jalan dan sepuluh kios di Kabupaten Pidie, Aceh, amblas ke sungai akibat dampak banjir melanda kawasan setempat.

Kerusakan infrasruktur mengakibatkan masyarakat terganggu aktivitas. Bahkan, adanya sebagian masyarakat kehilangan kerja.

“Dampak banjir, banyak infrasruktur rusak sehingga perlu penanganan segera,” kata Camat Pidie, Saiful Zuhri, kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Ia menjelaskan, infrastruktur rusak seperti jalan badan jalan amblas sepanjang 100 meter di Gampong Pulo Pisang, Kecamatan Pidie.

BACA JUGA :   Kapolri Didesak Selidiki Kinerja KIP Aceh Timur

Badan jalan amblas itu sedalam sepuluh meter ke aliran Krueng Baro, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, kerusakan tanggul sungai Krueng Baro di Gampong Lhok Keutapang sekitar 100 meter.

Tidak hanya itu, kata Saiful, kerusakan tebing Krueng Baro di Gampong Raya Sanggeu sekitar 20 meter dan tebing sungai ambruk sekitar 30 meter di Gampong Dayah Tutong, dengan kedalaman sepuluh meter.

BACA JUGA :   Polisi Aniaya Pelajar di Simeulue

“Saya rasa harus cepat penanganan, sebab kerusakan itu akan meluas, apalagi sekarang ini curah hujan tinggi,” pungkasnya.

Secara terpisah Camat Kembang Tanjong, Fauzi Harfa, menyebutkan, sepuluh tempat usaha berbentuk kedai amblas ke aliran DAS Tiro sebagai ekses banjir.

Kios sepuluh pintu itu terletak di bibir sungai di Gampong Aron Asan Kumbang, di depan meunasah di ruas jalan Beureunuen-Kembang Tanjong.

BACA JUGA :   Petani Diserang Harimau

Kios itu milik Hasbi Walidi, Murdani, Abdul Wahab dan Abdul Mutalib. “Ambruknya tempat usaha warga itu, akibat luapan air sungai yang menerjang tikungan jalan Kembang Tanjong- Beureunuen. Sungai meluap karena adanya rumpun bambu di aliran DAS Tiro. Untuk korban jiwa tidak ada,” ujarnya.(*)

Sumber: Serambi Indonesia