IKLAN YARA

HMI Desak Mendagri Copot Said Mahdum PJ Walikota Langsa

oleh -654.579 views
HMI Desak Mendagri Copot Said Mahdum PJ Walikota Langsa
Ketua HM Cabang Langsa, Amiruddin

 GOOGLE NEWS

Langsa | Realitas – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa, menilai Said Mahdum, PJ walikota tidak memiliki tanggung jawab moral terhadap pembangunan kota Langsa.

Hal itu disampaikan Ketua HMI Cabang Langsa, Amiruddin, kepada Media Realitas, Rabu (23/11/22) di Langsa.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selama 3 bulan Pj Walikota Langsa memimpin, Kota Langsa semakin menurun terlihat dari berbagai sektor di daerah ini, ujar Amiruddin,

Seperti, penegakan syariat islam semakin buruk, sehingga maraknya berkeliaran Waria di malam hari.

BACA JUGA :   Enam Mesin Pompa Air PDAM Tirta Meulaboh Rusak, Pelanggan Mohon Bersabar

Ia juga mengatakan Pj Walikota Langsa tidak harmonis dalam komunikasi eksekutif dengan legislatif.

Buruk nya tata ruang kota langsa, dapat dilihat dalam beberapa jam saja hujan mengguyur kota Langsa khususnya di lapangan merdeka langsung mengakibatkan banjir, ujarnya.

Kemudian pencairan dana desa pun terlambat dan kebersihan di kota Langsa semakin buruk, hampir disetiap sudut ada tumpukan sampah, jelasnya.

BACA JUGA :   Kamtibmas Aman dan Kondusif, Kapolres Beri Terima Kasih Kepada Masyarakat

Selain tumpukan sampah, Pj Walikota Langsa tidak mampu membangun ekonomi kerakyatan disektor UMKM. buktinya raja semakin kaya rakyat bertambah miskin, ungkapnya.

Jika kita selidikit bernostalgia saat umara memimpin kota langsa, walikota menjadi sandaran masyarakat dalam menyampaikan seluruh aspirasi dan selalu menerima kehadiran rakyat, namun saat ini PJ Walikota Said Mahdum memimpin sangat menutup diri, sebut Amiruddin.

Lebih lanjut dikatakan nya, sangat jauh perbedaan umara memimpin dengan PJ Walikota saat ini, seolah kota Langsa auto pilot, ujar nya.

BACA JUGA :   Wakapolres Lhokseumawe Bagikan Nasi Bungkus Kepada Pengguna Jalan

Kami menganggap Said Mahdum saat ini gagal dalam memimpin kota Langsa, Mendagri harus mencopot Pj walikota langsa dan menggantikan dengan yang lebih visioner dan paham arah pembangunan nasional, agar pembangunan daerah selaras dengan Visi-Misi presiden dan Wakil presiden Republik Indonesia, tutup Amiruddin. (*)