IKLAN YARA

Kasus Korupsi Beasiswa: Hasil Audit BPKP Hanya 93 Orang yang Cukup Syarat

oleh -34.579 views
Kasus Korupsi Beasiswa: Hasil Audit BPKP Hanya 93 Orang yang Cukup Syarat
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy
Penulis: Acut
Editor: Rostani

 GOOGLE NEWS

Banda Aceh | Realitas – Kasus dugaan tindak pidana korupsi beasiswa Pemerintah Aceh tahun anggaran 2017 sebesar Rp16,3 juta, Sebanyak 400 dari 803 mahasiswa penerima beasiswa berpotensi jadi tersangka.

Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy meng-update kasus korupsi dana beasiswa yang dianggarkan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh pada tahun 2017 dengan total anggaran Rp22.317.060.000.

Winardy menyampaikan, total mahasiswa penerima beasiswa tersebut adalah 803 orang. Namun, baru 467 orang sudah diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

BACA JUGA :   Seludupkan BBM Bersubsidi, Warga Muara Enim Ditangkap

“Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan hanya 93 orang yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa.

Sedangkan 368 orang tidak cukup syarat, sehingga ditemukan kerugian negara sebesar 10,091 miliar rupiah,” sebut Winardy kepada Wartawan, Selasa (6/9/2022).

Winardy menyampaikan, saat ini dalam Korupsi Beasiswa masih ada 324 orang lagi yang belum diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, tetapi 59 orang di antaranya sudah dimintakan keterangan oleh penyidik. Hasil pemeriksaan, 22 mengembalikan kerugian negara dan 37 tidak mengembalikan.

Hingga saat ini, jumlah kerugian negara yang sudah dikembalikan dan diterima penyidik sebesar Rp1.159.795.000.

Dalam kasus tersebut, penyidik telah memeriksa 537 orang dan 6 saksi ahli, serta menetapkan 7 orang sebagai tersangka.

Ia memastikan penanganan kasus dugaan Korupsi Beasiswa tersebut terus berproses dan kini penyidik sudah menetapkan tujuh tersangka setelah gelar perkara.

BACA JUGA :   Heboh, Balita di Muara Enim Dibunuh Ibunya

Ketujuh tersangka itu antara lain SYR; kemudian FZ dan RSL selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); FY sebagai PPTK; SM, RDJ dan RK sebagai Korlap beasiswa.

SYR adalah Mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. Polda Aceh juga telah melaporkan Korupsi Beasiswa ke KPK. (*)